Optimalkan PIJAR, Perkuat Kolaborasi Transformasi Digital Layanan PAUD

Optimalkan PIJAR, Perkuat Kolaborasi Transformasi Digital Layanan PAUD
KOTA PEKALONGAN – Pemerintah Kota Pekalongan terus mendorong penguatan layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) melalui optimalisasi aplikasi Pusat Informasi dan Jejaring (PIJAR) Bunda PAUD sebagai wadah kolaborasi, berbagi informasi, serta penguatan jejaring antarpemangku kepentingan PAUD.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Siti Nurul Izzah mengungkapkan bahwa PIJAR menjadi sarana strategis untuk mengolaborasikan seluruh kegiatan jejaring Bunda PAUD. Melalui platform tersebut, berbagai program dan kegiatan Pokja Bunda PAUD dapat terdokumentasi, terintegrasi, serta menjadi bagian dari penguatan implementasi program Bunda PAUD.
"PIJAR menjadi poin strategis dalam menguatkan kegiatan Pokja Bunda PAUD sekaligus mendukung pelaksanaan program-program Bunda PAUD. Selain itu, PIJAR juga menjadi salah satu akses penilaian dalam kegiatan Bunda PAUD pada jenjang berikutnya," ungkapnya pada kegiatan bedah PIJAR Bunda PAUD, di aula A Dinas Pendidikan, Senin (22/6/2026).
Dijelaskan SNI sapaan akrab Sekretaris Dinas Pendidikan, keberadaan PIJAR diharapkan semakin memperkuat kolaborasi dan pertukaran informasi antaranggota jejaring PAUD sehingga berbagai praktik baik dapat dibagikan dan direplikasi. Hal ini juga dinilai mendukung upaya Pemerintah Kota Pekalongan dalam memperkuat implementasi Wajib Belajar 13 Tahun yang telah dirintis melalui regulasi daerah.
Di momentum awal tahun ajaran baru dan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), PIJAR juga diharapkan mampu mengawal pelaksanaan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan melalui koordinasi, kolaborasi, dan berbagi praktik baik antar satuan pendidikan.
Sementara itu, Bunda PAUD Kota Pekalongan, Inggit Soraya mengajak seluruh pengurus dan pemangku kepentingan untuk bersama-sama memahami dan mengoptimalkan keberadaan PIJAR sebagai ruang bersama dalam mendukung kemajuan layanan PAUD.
Ia menerangkan bahwa PIJAR merupakan aplikasi digital yang menjadi portal informasi dan jejaring Bunda PAUD. Kehadirannya memiliki peran penting sebagai media berbagi inspirasi, penyampaian informasi, dokumentasi praktik baik, sekaligus penguatan kolaborasi antar Bunda PAUD di seluruh Indonesia.
"Melalui PIJAR, kerja-kerja baik yang lahir dari Kota Pekalongan tidak hanya bermanfaat di tingkat lokal, tetapi juga dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain di tingkat nasional," terangnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa penguatan layanan PAUD harus sejalan dengan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan zaman. Transformasi digital menuntut seluruh pemangku kepentingan untuk semakin terbuka, responsif, dan melek teknologi agar pelayanan pendidikan anak usia dini dapat terus berkembang dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
(Tim Liputan Dinkominfo/Dea/Saif)
KOTA PEKALONGAN – Pemerintah Kota Pekalongan terus mendorong penguatan layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) melalui optimalisasi aplikasi Pusat Informasi dan Jejaring (PIJAR) Bunda PAUD sebagai wadah kolaborasi, berbagi informasi, serta penguatan jejaring antarpemangku kepentingan PAUD.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Siti Nurul Izzah mengungkapkan bahwa PIJAR menjadi sarana strategis untuk mengolaborasikan seluruh kegiatan jejaring Bunda PAUD. Melalui platform tersebut, berbagai program dan kegiatan Pokja Bunda PAUD dapat terdokumentasi, terintegrasi, serta menjadi bagian dari penguatan implementasi program Bunda PAUD.
"PIJAR menjadi poin strategis dalam menguatkan kegiatan Pokja Bunda PAUD sekaligus mendukung pelaksanaan program-program Bunda PAUD. Selain itu, PIJAR juga menjadi salah satu akses penilaian dalam kegiatan Bunda PAUD pada jenjang berikutnya," ungkapnya pada kegiatan bedah PIJAR Bunda PAUD, di aula A Dinas Pendidikan, Senin (22/6/2026).
Dijelaskan SNI sapaan akrab Sekretaris Dinas Pendidikan, keberadaan PIJAR diharapkan semakin memperkuat kolaborasi dan pertukaran informasi antaranggota jejaring PAUD sehingga berbagai praktik baik dapat dibagikan dan direplikasi. Hal ini juga dinilai mendukung upaya Pemerintah Kota Pekalongan dalam memperkuat implementasi Wajib Belajar 13 Tahun yang telah dirintis melalui regulasi daerah.
Di momentum awal tahun ajaran baru dan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), PIJAR juga diharapkan mampu mengawal pelaksanaan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan melalui koordinasi, kolaborasi, dan berbagi praktik baik antar satuan pendidikan.
Sementara itu, Bunda PAUD Kota Pekalongan, Inggit Soraya mengajak seluruh pengurus dan pemangku kepentingan untuk bersama-sama memahami dan mengoptimalkan keberadaan PIJAR sebagai ruang bersama dalam mendukung kemajuan layanan PAUD.
Ia menerangkan bahwa PIJAR merupakan aplikasi digital yang menjadi portal informasi dan jejaring Bunda PAUD. Kehadirannya memiliki peran penting sebagai media berbagi inspirasi, penyampaian informasi, dokumentasi praktik baik, sekaligus penguatan kolaborasi antar Bunda PAUD di seluruh Indonesia.
"Melalui PIJAR, kerja-kerja baik yang lahir dari Kota Pekalongan tidak hanya bermanfaat di tingkat lokal, tetapi juga dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain di tingkat nasional," terangnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa penguatan layanan PAUD harus sejalan dengan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan zaman. Transformasi digital menuntut seluruh pemangku kepentingan untuk semakin terbuka, responsif, dan melek teknologi agar pelayanan pendidikan anak usia dini dapat terus berkembang dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
(Tim Liputan Dinkominfo/Dea/Saif)
PRINT +
DOWNLOAD PDF