Menarik Minat Konten Kreatif Kaum Muda, Pemkot Pekalongan Gelar Workshop

Kota Pekalongan, Info Publik - Guna menarik minat dan bakat dalam pembuatan konten-konten kreatif, Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kota Pekalongan bekerjasama dengan SMK Dwija Praja dan sponsorhip Biznett menggelar workshop Animasi 3D, Videografi, dan Fotografi di Aula SMK Dwija Praja Kota Pekalongan, Jumat (23/11).
Workshop diisi oleh narasumber yakni Ichwan Kurniawan, seorang dosen STMIK Widya Pratama Kota Pekalongan dan dihadiri oleh Plt. Dinkominfo Kota Pekalongan, Sri Budi Santoso, Kepala Bidang Pengelolaan Sistem Informasi dan Persandian (Kabid PSID), Harry Rudianto beserta jajaran, Kepala Sekolah SMK Dwija Praja, Kadaryono, para pelajar dari SMK Dwija Praja, dan siswa-siswi SMP se-Kota Pekalongan beserta guru pendamping.
Kabid PSID Dinkominfo Kota Pekalongan, Harry Rudianto, dalam laporannya mengatakan bahwa tujuan diadakan workshop ini yaitu mengarahkan para pelajar dalam pembuatan animasi 3D, videografi, dan fotografi sekaligus membekalinya untuk tergabung dalam industri kreatif. Kegiatan workshop ini berlangsung selama 2 hari yaitu 23-24 November 2018 yang mana hari pertama berisi pemaparan teori dan dilanjutkan dengan praktek di keesokan harinya.
Dikatakan Plt. Dinkominfo Kota Pekalongan, Sri Budi Santoso yang hadir membuka workshop ini sekaligus memberikan motivasi kepada para peserta bahwa dunia konten kreatif sangat menarik dan menjanjikan untuk ditekuni di masa mendatang dan mampu menghasilkan ladang uang bagi mereka yang serius menekuninya.
“Jaman sekarang sudah berbeda dengan jaman dulu yang masih mengembangkan di sektor pertanian dan peternakan yang dianggap sebagian orang bisa sukses, namun sekarang era nya sudah memasuki era revolusi industri yang semuannya sudah berbasis IPTEK dan kecanggihan internet. Salah satu kemampuan penguasaan internet yaitu melalui keahlian di bidang konten kreatif. Hal ini menjadi kemampuan dasar dan kompetensi inti yang dimiliki orang entah apapun profesinya sehingga sangat tepat belajar sejak dini tentang konten-konten kreatif. Keahlian pembuatan konten kreatif dalam hal ini kaitannya dengan animasi 3D, videografi, dan fotografi menuntut siswa untuk belajar teknologi-teknologi baru yang diharapkan nantinya masyarakat khususnya komunitas muda tidak hanya semata-mata menjadi konsumen penikmat internet yang hanya bisa menghabiskan waktu saja tetapi juga bisa menjadi produsen dan anak yang produktif,” ujar Sri Budi.
Sri Budi menambahkan bahwa setelah workshop ini diharapkan adanya dukungan dari para guru pendamping untuk senantiasa mendampingi dan mengarahkan para siswanya yang ingin belajar dunia konten kreatif dan bisa membentuk suatu komunitas yang terdiri dari kaum-kaum muda yang kreatif dan inovatif. Menurutnya, partisipasi masyarakat Pekalongan terutama kaum muda dalam ketertarikan konten kreatif sudah sangat bagus terbukti melalui workshop yang diadakan di SMK Dwija Praja Pekalongan, sebagian SMP mengirimkan perwakilannya menjadi peserta.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Dwija Praja, Kadaryono menyampaikan ucapan terimakasih karena SMK Dwija Praja telah diberikan kesempatan melakukan kerjasama dengan Pemkot dan OPD tekait serta pihak sponshorsip yang membantu terselenggaranya kegiatan ini.
“Acara ini bagus sekali dan sangat bermanfaat. Harapannya para siswa kedepan dapat mengerti tentang animasi 3D, videografi, dan fotografi serta mempraktekkan ilmu yang sudah didapat di workshop ini. SMK Dwija Praja sebagai salah satu SMK di Kota Pekalongan yang memiliki fasilitas multimedia sangat terbuka sekali bagi masyarakat Kota Pekalongan untuk siap menampung para pelajar khususnya SMP untuk belajar tentang animasi 3D, videografi maupun fotografi”, terangnya.
Pada kegiatan workshop tersebut juga dilakukan penyerahan hadiah pemenang lomba Smart Apps Competition 2018 dan Lomba Pekalongan Animation Competition. Pemenang lomba mendapatkan sertifikat dan uang pembinaan jutaan rupiah. Pemenang Smart Apps Competition 2018, Juara I Aplikasi E-Presensi yang dimenangkan oleh Tim MODUS beranggotakan Arif Budi Wicaksono, Cahyono, dan Achmad Izzudin. Juara II Aplikasi Santri ( Smart Antrian) oleh Tim Experience oleh Teguh Dendi, Juara III Aplikasi Kupas Tuntas Menikah oleh Agus Widodo.
Sedangkan Pemenang Pekalongan Animation Competition, Juara I Animasi berjudul Pekalongan Kotaku, Animator : 1. Axl Heiyya Ramadhana 2. Andre Bagus Prasetyo, 3. Muhammad Kamaludin, Juara II Animasi berjudul Mencegah Banjir Rob, Animator : Mazidah dan Juara III Animasi berjudul Seputar Pekalongan, Animator : Nabil Muhtarom.
Salah satu perwakilan pemenang lomba Smart Apps Competition 2018, Arif Budi Wicaksono yang juga seorang tenaga IT di Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, menuturkan sangat senang sekali dapat memenangkan lomba tersebut.
“Ini yang pertama kali kami mendapatkan juara 1 setelah beberapa tahun belajar akhirnya mendapatkan hasil yang maksimal. Selanjutnya, kami akan mengembangkan aplikasi tersebut. Aplikasi yang kami buat berupa Aplikasi Absensi Siswa Online (E-Presensi) yang nantinya bisa digunakan oleh para orangtua untuk memantau kehadiran anaknya dan melihat apakah anaknya masuk atau tidak di sekolah hanya melalui smartphone. Aplikasi ini mempermudah mereka karena kebanyakan siswa membolos tanpa sepengetahuan dan bagi siswanya sendiri melatih mereka agar lebih disiplin untuk berangkat sekolah”, tandasnya.
(Tim Komunikasi Publik Dinkominfo Kota Pekalongan)
PRINT +
DOWNLOAD PDF