Masjid Achmad Alf Arslan Diresmikan, Diharapkan Jadi Pusat Kegiatan Umat

Kota Pekalongan – Masjid Achmad Alf Arslan yang berlokasi di Perum Gama Permai 3, Kelurahan Tirto, Kecamatan Pekalongan Barat, resmi diresmikan oleh Ketua Umum Kospin Jasa, H. M. Andy Arslan Djunaid, SE, pada Kamis (6/11/2025). Peresmian ditandai dengan acara tasyakuran dan doa bersama yang turut dihadiri tokoh masyarakat serta Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah, Harun Abdul Khafizh.
Andy Arslan menyampaikan rasa syukur atas selesainya renovasi masjid yang sebelumnya merupakan musala. Ia berharap masjid ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat sekitar untuk kegiatan ibadah dan keagamaan.
“Harapannya, masjid ini bisa digunakan warga sekitar secara maksimal untuk beribadah. Tempatnya sekarang lebih bersih, nyaman, dan kapasitasnya juga lebih luas,” ujarnya.
Andy menambahkan, setelah peresmian, tanggung jawab selanjutnya ada pada masyarakat untuk merawat dan memakmurkan masjid dengan kegiatan-kegiatan keagamaan.
"Kini, Masjid Achmad Alf Arslan telah menjadi kebanggaan warga sekitar. Selain untuk salat berjamaah, masjid juga akan difungsikan sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial bagi masyarakat Perum Gama Permai dan sekitarnya,"harapnya.
Sementara itu, Harun Abdul Khafizh mengapresiasi kontribusi besar keluarga besar Kospin Jasa yang terus aktif mendukung pembangunan sarana keagamaan. Menurutnya, pembangunan Masjid Achmad Alf Arslan merupakan wujud nyata kepedulian terhadap kebutuhan spiritual masyarakat.
“Apa yang dilakukan Pak Andy dan keluarga ini luar biasa. Ini menjadi amal jariyah yang insyaallah mengalir pahalanya untuk almarhum H. Djunaid dan keluarga besar beliau,” kata Harun.
Ia berharap, masjid tersebut tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan sosial dan kemanusiaan di wilayah Pekalongan Barat.
Sementara itu, Teguh Apriyanto, selaku takmir masjid, menjelaskan bahwa bangunan masjid berdiri di atas lahan seluas sekitar 500 meter persegi, dengan luas bangunan utama mencapai 15x14 meter. Proses pembangunan memakan waktu sekitar satu tahun setelah sebelumnya direncanakan dua hingga tiga tahun.
“Awalnya kami rencanakan bertahap, tapi berkat dukungan Kospin Jasa dan masyarakat, alhamdulillah bisa selesai dalam satu tahun,” tukasnya.
(Tim Liputan Kominfo/Dian)
Andy Arslan menyampaikan rasa syukur atas selesainya renovasi masjid yang sebelumnya merupakan musala. Ia berharap masjid ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat sekitar untuk kegiatan ibadah dan keagamaan.
“Harapannya, masjid ini bisa digunakan warga sekitar secara maksimal untuk beribadah. Tempatnya sekarang lebih bersih, nyaman, dan kapasitasnya juga lebih luas,” ujarnya.
Andy menambahkan, setelah peresmian, tanggung jawab selanjutnya ada pada masyarakat untuk merawat dan memakmurkan masjid dengan kegiatan-kegiatan keagamaan.
"Kini, Masjid Achmad Alf Arslan telah menjadi kebanggaan warga sekitar. Selain untuk salat berjamaah, masjid juga akan difungsikan sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial bagi masyarakat Perum Gama Permai dan sekitarnya,"harapnya.
Sementara itu, Harun Abdul Khafizh mengapresiasi kontribusi besar keluarga besar Kospin Jasa yang terus aktif mendukung pembangunan sarana keagamaan. Menurutnya, pembangunan Masjid Achmad Alf Arslan merupakan wujud nyata kepedulian terhadap kebutuhan spiritual masyarakat.
“Apa yang dilakukan Pak Andy dan keluarga ini luar biasa. Ini menjadi amal jariyah yang insyaallah mengalir pahalanya untuk almarhum H. Djunaid dan keluarga besar beliau,” kata Harun.
Ia berharap, masjid tersebut tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan sosial dan kemanusiaan di wilayah Pekalongan Barat.
Sementara itu, Teguh Apriyanto, selaku takmir masjid, menjelaskan bahwa bangunan masjid berdiri di atas lahan seluas sekitar 500 meter persegi, dengan luas bangunan utama mencapai 15x14 meter. Proses pembangunan memakan waktu sekitar satu tahun setelah sebelumnya direncanakan dua hingga tiga tahun.
“Awalnya kami rencanakan bertahap, tapi berkat dukungan Kospin Jasa dan masyarakat, alhamdulillah bisa selesai dalam satu tahun,” tukasnya.
(Tim Liputan Kominfo/Dian)
PRINT +
DOWNLOAD PDF