Masih Banyak Formasi P3K Belum Terisi

Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan baru saja mengumumkan hasil PPPK Teknis Pemkot Pekalongan, Kamis (27/4/2023), dari formasi yang ditawarkan banyak yang belum terisi, pasalnya nilai yang diperoleh peserta banyak yang belum memenuhi pasing grade PPPK.
Hal ini dibenarkan Walikota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid usai menyerahkan SK Pensiun dan P3K di Ruang Buketan Setda, Kamis (27/4/2023). "Beberapa formasi hasil tes PPPK tidak sesuai ekspektasi. Jumlah yang lulus belum sesuai target. Kami akan lakukan evaluasi lagi formasi yang akan dites PPPK," jelas Walikota Aaf.
Menurut Walikota Aaf, tes PPPK ini hampir seperti CPNS, nilai langsung masuk aplikasi. "Semoga para PPPK tmTeknis Pemkot Pekalongan ini bisa menunjang kinerja di dinas atau OPD di Kota Pekalongan," tutur Aaf.
Sementara itu, Kepala BKPSDM, Anita Heru Kusumorini menyebutkan bahwa yang lolos pasing grade hanya 1 lainnya tak memenuhi syarat. "Mudah-mudahan ada kebijakan lanjut dari pusat untuk penerimaan PPPK terkait nilai afirmasinya. PPPK Teknis masih normatif dibanding CPNS lebih tinggi dari PPPK lainnya," kata Anita
Disampaikan Anita kendala serupa yakni persentase lolos PPPK hanya kisaran 50% juga dialami daerah lain. Untuk P3K yang tenaga kesehatan surat pernyataan melaksanakan tugas 1 Mei ini, mereka sudah di instansi masing-masing karena sebelumnya mereka adalah tenaga blud.
"Untuk PPPK teknis masih proses, pengumuman juga baru kemaren. Kamu perlu waktu termasuk mendaftarkan nomor induk PPPK baru dan penyerahan SK. Formasi PPPK guru, nakes, maupun teknis masih sangat dibutuhkan. Kami berharap PPPK teknis lebih banyak dari sebelumnya, kami sangat membutuhkan terutama untuk di kelurahan," tukas Anita.
Hal ini dibenarkan Walikota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid usai menyerahkan SK Pensiun dan P3K di Ruang Buketan Setda, Kamis (27/4/2023). "Beberapa formasi hasil tes PPPK tidak sesuai ekspektasi. Jumlah yang lulus belum sesuai target. Kami akan lakukan evaluasi lagi formasi yang akan dites PPPK," jelas Walikota Aaf.
Menurut Walikota Aaf, tes PPPK ini hampir seperti CPNS, nilai langsung masuk aplikasi. "Semoga para PPPK tmTeknis Pemkot Pekalongan ini bisa menunjang kinerja di dinas atau OPD di Kota Pekalongan," tutur Aaf.
Sementara itu, Kepala BKPSDM, Anita Heru Kusumorini menyebutkan bahwa yang lolos pasing grade hanya 1 lainnya tak memenuhi syarat. "Mudah-mudahan ada kebijakan lanjut dari pusat untuk penerimaan PPPK terkait nilai afirmasinya. PPPK Teknis masih normatif dibanding CPNS lebih tinggi dari PPPK lainnya," kata Anita
Disampaikan Anita kendala serupa yakni persentase lolos PPPK hanya kisaran 50% juga dialami daerah lain. Untuk P3K yang tenaga kesehatan surat pernyataan melaksanakan tugas 1 Mei ini, mereka sudah di instansi masing-masing karena sebelumnya mereka adalah tenaga blud.
"Untuk PPPK teknis masih proses, pengumuman juga baru kemaren. Kamu perlu waktu termasuk mendaftarkan nomor induk PPPK baru dan penyerahan SK. Formasi PPPK guru, nakes, maupun teknis masih sangat dibutuhkan. Kami berharap PPPK teknis lebih banyak dari sebelumnya, kami sangat membutuhkan terutama untuk di kelurahan," tukas Anita.
PRINT +
DOWNLOAD PDF