Mas Aaf Dorong Integritas dan Kolaborasi Bangun Kota Tangguh

Mas Aaf Dorong Integritas dan Kolaborasi Bangun Kota Tangguh
Bogor – Wali Kota Pekalongan H. A. Afzan Arslan Djunaid selaku Wakil Ketua Bidang Kerja Sama APEKSI mendorong penguatan integritas dan kolaborasi sebagai fondasi dalam mewujudkan kota yang tangguh dan berkelanjutan. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri forum strategis Mayors Talk: Climate and Urban Resilience Tahun 2026 di Balai Kota Bogor, Senin (28/9/2026).
Menurut Mas Aaf, sapaan akrabnya, ketangguhan kota tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga dimulai dari integritas serta kepemimpinan kepala daerah dalam menjalankan amanah untuk kepentingan masyarakat.
“Kota Tangguh itu bukan hanya kita menciptakan kota yang tangguh dengan pembangunan secara fisik, tetapi menurut saya dimulai dari Wali Kota dan Wakil Wali Kotanya. Tangguh bukan berarti dalam hal kekuatan fisik, tetapi bagaimana kita tidak tergoda dengan peluang apa pun yang bisa merugikan kita dan masyarakat,” ujarnya usai acara Welcome Dinner.
Di tengah berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan Anggaran Transfer ke Daerah (TKD), persoalan sampah, hingga kebutuhan penguatan infrastruktur, Mas Aaf menilai pemerintah daerah perlu terus menghadirkan inovasi dan terobosan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Untuk itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, baik antar pemerintah daerah maupun dengan masyarakat, dunia usaha, komunitas, dan generasi muda. Potensi anak muda juga dinilai dapat menjadi kekuatan dalam menghadirkan solusi kreatif terhadap berbagai persoalan perkotaan.
“Kolaborasi itu penting, bukan hanya antar-kota tetapi dengan seluruh elemen masyarakat dan peluang yang ada. Tadi dari Bogor juga ada inspirasi anak muda, Mas Ernest dari Rekosistem, yang bisa mengolah bahan limbah menjadi nilai rupiah,"tegasnya.
Ia menegaskan, hal ini luar biasa dan harus terus menciptakan peluangnya agar memperkuat kota-kota berbasis potensi masing-masing.
"Dengan penguatan integritas, inovasi, dan kolaborasi, pemerintah daerah diharapkan mampu mengoptimalkan berbagai potensi yang dimiliki untuk menghadapi tantangan perkotaan sekaligus membangun kota yang semakin tangguh dan memberikan manfaat bagi masyarakat,"tukasnya.
(Tim Liputan Kominfo/Dian)
Bogor – Wali Kota Pekalongan H. A. Afzan Arslan Djunaid selaku Wakil Ketua Bidang Kerja Sama APEKSI mendorong penguatan integritas dan kolaborasi sebagai fondasi dalam mewujudkan kota yang tangguh dan berkelanjutan. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri forum strategis Mayors Talk: Climate and Urban Resilience Tahun 2026 di Balai Kota Bogor, Senin (28/9/2026).
Menurut Mas Aaf, sapaan akrabnya, ketangguhan kota tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga dimulai dari integritas serta kepemimpinan kepala daerah dalam menjalankan amanah untuk kepentingan masyarakat.
“Kota Tangguh itu bukan hanya kita menciptakan kota yang tangguh dengan pembangunan secara fisik, tetapi menurut saya dimulai dari Wali Kota dan Wakil Wali Kotanya. Tangguh bukan berarti dalam hal kekuatan fisik, tetapi bagaimana kita tidak tergoda dengan peluang apa pun yang bisa merugikan kita dan masyarakat,” ujarnya usai acara Welcome Dinner.
Di tengah berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan Anggaran Transfer ke Daerah (TKD), persoalan sampah, hingga kebutuhan penguatan infrastruktur, Mas Aaf menilai pemerintah daerah perlu terus menghadirkan inovasi dan terobosan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Untuk itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, baik antar pemerintah daerah maupun dengan masyarakat, dunia usaha, komunitas, dan generasi muda. Potensi anak muda juga dinilai dapat menjadi kekuatan dalam menghadirkan solusi kreatif terhadap berbagai persoalan perkotaan.
“Kolaborasi itu penting, bukan hanya antar-kota tetapi dengan seluruh elemen masyarakat dan peluang yang ada. Tadi dari Bogor juga ada inspirasi anak muda, Mas Ernest dari Rekosistem, yang bisa mengolah bahan limbah menjadi nilai rupiah,"tegasnya.
Ia menegaskan, hal ini luar biasa dan harus terus menciptakan peluangnya agar memperkuat kota-kota berbasis potensi masing-masing.
"Dengan penguatan integritas, inovasi, dan kolaborasi, pemerintah daerah diharapkan mampu mengoptimalkan berbagai potensi yang dimiliki untuk menghadapi tantangan perkotaan sekaligus membangun kota yang semakin tangguh dan memberikan manfaat bagi masyarakat,"tukasnya.
(Tim Liputan Kominfo/Dian)
PRINT +
DOWNLOAD PDF