Malam Tirakatan Hari Kemerdekaan dengan Fespa Djadoel

Kota Pekalongan - Pada malam tirakatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) warga RT 1 RW 13 Kelurahan Sapuro Kebulen, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan menggelar Festival Pasar Djajan Djaman Doeloe (Fespa Djadoel), Selasa mlam (16/8/2022). Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Walikota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid SE yang hadir pada kegiatan tersebut.
Walikota Aaf mengaku senang dengan rutinitas semacam ini sejak sebelum pandemi. Pada festival ini disajikan aneka kuliner dan tempat bermain. "Dua tahun pandemi Covid-19, kegiatan semacam ini vakum. Masyarakat Kota Pekalongan sudah rindu berkreativitas dan akhirnya muncullah kegiatan Festival Djadoel ini yang dilaksanakan dengan berbagai kreativitas warga," tutur Aaf.
Dikatakan Aaf, selama ini Kelurahan Sapuro Kebulen kerap mendapatkan juara dalam ajang pameran, festival, dan unjuk kreativitas. Ide-ide mereka yang sempat terhenti kini bisa tersalurkan dalam kegiatan ini. "Mulai dari anak-anak, remaja, dan orang tua semuanya berkumpul di sini, mereka sangat kompak," kata Aaf.
Aaf menyampaikan, pafa momen HUT RI ini sesuai slogan Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat, Covid-19 sudah kondusif walaupun ada gejala mudah-mudahan tidak menakutkan seperti varian delta. "Semoga ekonomi di Kota Pekalongan semakin bangkit," tukas Aaf.
Sementara itu, Ketua Panitia Fespa Djadoel, Fauzan Syarifuddin menerangkan, biasanya untuk malam tirakatan ada pasar jajan, kali ini dikemas spesial dengan pesta djadoel. "Para pedagang kemari jualannya kami borong. Pengunjung dapat menikmati secara gratis sesuai kupon," jelas Fauzan.
Disebutkan Fauzan, acara malam ini ada akustik, permainan, stand foto, dan karnaval batik show. "Mudah-mudahan kegiatan ini dapat membangkitkan semangat para warga untuk berkarya lagi," pungkas Fauzan.
(Tim Komunikasi Publik Dinkominfo Kota Pekalongan)
Walikota Aaf mengaku senang dengan rutinitas semacam ini sejak sebelum pandemi. Pada festival ini disajikan aneka kuliner dan tempat bermain. "Dua tahun pandemi Covid-19, kegiatan semacam ini vakum. Masyarakat Kota Pekalongan sudah rindu berkreativitas dan akhirnya muncullah kegiatan Festival Djadoel ini yang dilaksanakan dengan berbagai kreativitas warga," tutur Aaf.
Dikatakan Aaf, selama ini Kelurahan Sapuro Kebulen kerap mendapatkan juara dalam ajang pameran, festival, dan unjuk kreativitas. Ide-ide mereka yang sempat terhenti kini bisa tersalurkan dalam kegiatan ini. "Mulai dari anak-anak, remaja, dan orang tua semuanya berkumpul di sini, mereka sangat kompak," kata Aaf.
Aaf menyampaikan, pafa momen HUT RI ini sesuai slogan Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat, Covid-19 sudah kondusif walaupun ada gejala mudah-mudahan tidak menakutkan seperti varian delta. "Semoga ekonomi di Kota Pekalongan semakin bangkit," tukas Aaf.
Sementara itu, Ketua Panitia Fespa Djadoel, Fauzan Syarifuddin menerangkan, biasanya untuk malam tirakatan ada pasar jajan, kali ini dikemas spesial dengan pesta djadoel. "Para pedagang kemari jualannya kami borong. Pengunjung dapat menikmati secara gratis sesuai kupon," jelas Fauzan.
Disebutkan Fauzan, acara malam ini ada akustik, permainan, stand foto, dan karnaval batik show. "Mudah-mudahan kegiatan ini dapat membangkitkan semangat para warga untuk berkarya lagi," pungkas Fauzan.
(Tim Komunikasi Publik Dinkominfo Kota Pekalongan)
PRINT +
DOWNLOAD PDF