Lewat HBH, HIMPAUDI Perkuat Kolaborasi dan Perjuangkan Kesetaraan Pendidik

Lewat HBH, HIMPAUDI Perkuat Kolaborasi dan Perjuangkan Kesetaraan Pendidik

Kota Pekalongan – Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) Kota Pekalongan menggelar kegiatan Halalbihalal (HBH) yang berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan, berlangsung di GOR Unikal, Rabu (8/4/2026). Kegiatan ini dihadiri ratusan pendidik PAUD dari berbagai satuan pendidikan, sebagai momentum mempererat silaturahmi sekaligus menyatukan visi dalam memajukan pendidikan anak usia dini.

Bunda PAUD Kota Pekalongan, Inggit Soraya dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi tingginya antusiasme peserta yang memenuhi ruangan, sebagai tanda semangat luar biasa para pendidik.

“Alhamdulillah, hari ini kita bisa bertemu dalam kegiatan HBH HIMPAUDI dengan kehadiran yang sangat luar biasa. Ini menunjukkan semangat bapak ibu semua dalam merajut asa,” ujarnya.

Mengusung tema “Merajut Asa, Membangun Harmoni, Menuju Kemenangan Sejati”, Inggit mengatakan bahwa peran pendidik sangat strategis dalam membentuk pondasi dan karakter anak sejak dini. Ia mengingatkan agar para pendidik tidak pernah lelah dalam menanamkan nilai-nilai kebaikan kepada generasi penerus.

“Di tangan bapak dan ibu, pondasi karakter anak-anak Kota Pekalongan dibentuk. Jangan pernah lelah dan putus asa dalam mencetak generasi yang berakhlak mulia,” katanya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan pentingnya membangun harmoni dalam dunia pendidikan. Menurutnya, pendidikan tidak dapat berjalan sendiri, melainkan membutuhkan sinergi antara pendidik, organisasi, dan pemerintah.

“HIMPAUDI harus tetap solid dan kompak, saling menguatkan, bukan saling menjatuhkan. Dengan harmoni yang baik, kita bisa mencapai tujuan bersama,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia memberikan apresiasi atas dedikasi para pendidik PAUD yang dinilai luar biasa. Ia menyebut bahwa setiap usaha dan kesabaran dalam mendidik anak usia dini merupakan investasi berharga, tidak hanya di dunia tetapi juga di akhirat. Selain itu, ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh mitra PAUD yang telah berkontribusi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Ia berharap kolaborasi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan.

Sementara itu, Ketua HIMPAUDI Kota Pekalongan, Mustaqimah menerangkan bahwa kegiatan Halalbihalal ini merupakan agenda rutin organisasi. Tahun ini, kegiatan diikuti oleh 677 peserta dari 117 lembaga PAUD di Kota Pekalongan.

Ia membeberkan bahwa adanya aspirasi besar dari para pendidik PAUD terkait kesetaraan status profesi. HIMPAUDI berharap adanya perhatian dari pemerintah pusat melalui jalur legislatif agar pendidik PAUD nonformal dapat memperoleh pengakuan setara dengan guru formal.

“Kami berharap adanya kesetaraan, agar status kami tidak hanya sebagai pendidik, tetapi diakui sebagai guru. Dengan demikian, kami memiliki hak untuk mengikuti PPG dan sertifikasi sebagaimana guru formal, karena kewajiban kami sejatinya sama,” tandasnya.

Meski demikian, ia tetap berpesan kepada seluruh pendidik PAUD untuk terus menjaga semangat dalam menjalankan tugas mulia tersebut. Ia juga mengajak untuk senantiasa mendoakan para pemimpin agar dapat mendengar dan memperhatikan aspirasi dari para pendidik.

Melalui kegiatan ini, diharapkan solidaritas antarpendidik semakin kuat serta menjadi langkah nyata dalam memperjuangkan peningkatan kesejahteraan dan kualitas pendidikan anak usia dini di Kota Pekalongan.

(Tim Liputan Dinkominfo/dea)