Lantik Ratusan JF Guru, Mas Aaf Tekankan Tanggung Jawab dan Loyalitas

Walikota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid melantik 119 Aparatur Sipil Negara (ASN) Jabatan Fungsional (JF) guru jenjang SD dan SMP di lingkup Pemerintah Kota Pekalongan, berlangsung di Ruang Jlamprang Setda Kota Pekalongan, Rabu (20/12/2023).
Dalam momen tersebut, Walikota Pekalongan yang kerap disapa Mas Aaf ini menekankan, pentingnya tanggung jawab dan loyalitas terhadap amanah yang ditugaskan. Menurutnya, tanggung jawab yang telah dititipkan oleh pemerintah dan orangtua peserta didik kepada para pahlawan tanpa tanda jasa ini sebenarnya sangatlah berat. Kendati demikian, hal ini tidak boleh disepelekan.
"Alhamdulillah selama ini kinerja dari sektor pendidikan sudah berjalan on the track sesuai apa yang kami harapkan dan sesuai visi dan misi Pemkot, tetapi tanpa peran serta bapak/ibu guru ini tentunya tidak akan berjalan maksimal,"ucap Mas Aaf.
Pihaknya mengapresiasi atas dedikasi dan pengabdian para guru yang telah berkontribusi mencerdaskan anak-anak Kota Pekalongan dan melestarikan budaya
serta mencegah anak-anak Kota Pekalongan dari hal-hal buruk seperti kriminalitas, kenakalan remaja, tawuran, dan sebagainya.
"Jangan sampai anak-anak kita generasi penerus bangsa ini tidak terjerumus kenakalan remaja, balap liar, tawuran, seks bebas, hamil di luar nikah. Kami titipkan betul anak-anak ini kepada para guru. Semoga setelah dilantik, mereka bisa lebih semangat bekerja dan kualitas pendidikan di Kota Pekalongan bisa lebih baik,"harapnya.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Pekalongan, Anita Heru Kusumorini menerangkan bahwa, kali ini ada 119 ASN JF guru yang dilantik baik guru di tingkat SD maupun SMP di Kota Pekalongan. Dari 119 ASN yang bisa hadir ada 115 orang ASN.
"Nanti yang belum bisa hadir harus ikut pelantikan di kesempatan berikutnya. Jadi mereka yang dilantik adalah JF Guru Pertama Golongan IIIA. Harapannya, dengan dilantiknya mereka menjadi pejabat fungsional tentunya diharapkan mereka bisa bekerja dengan sebaik-baiknya dan memenuhi perjanjian kinerjanya, memperhatikan angka kreditnya supaya kenaikan pangkatnya bisa lancar,"pungkasnya.
Dalam momen tersebut, Walikota Pekalongan yang kerap disapa Mas Aaf ini menekankan, pentingnya tanggung jawab dan loyalitas terhadap amanah yang ditugaskan. Menurutnya, tanggung jawab yang telah dititipkan oleh pemerintah dan orangtua peserta didik kepada para pahlawan tanpa tanda jasa ini sebenarnya sangatlah berat. Kendati demikian, hal ini tidak boleh disepelekan.
"Alhamdulillah selama ini kinerja dari sektor pendidikan sudah berjalan on the track sesuai apa yang kami harapkan dan sesuai visi dan misi Pemkot, tetapi tanpa peran serta bapak/ibu guru ini tentunya tidak akan berjalan maksimal,"ucap Mas Aaf.
Pihaknya mengapresiasi atas dedikasi dan pengabdian para guru yang telah berkontribusi mencerdaskan anak-anak Kota Pekalongan dan melestarikan budaya
serta mencegah anak-anak Kota Pekalongan dari hal-hal buruk seperti kriminalitas, kenakalan remaja, tawuran, dan sebagainya.
"Jangan sampai anak-anak kita generasi penerus bangsa ini tidak terjerumus kenakalan remaja, balap liar, tawuran, seks bebas, hamil di luar nikah. Kami titipkan betul anak-anak ini kepada para guru. Semoga setelah dilantik, mereka bisa lebih semangat bekerja dan kualitas pendidikan di Kota Pekalongan bisa lebih baik,"harapnya.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Pekalongan, Anita Heru Kusumorini menerangkan bahwa, kali ini ada 119 ASN JF guru yang dilantik baik guru di tingkat SD maupun SMP di Kota Pekalongan. Dari 119 ASN yang bisa hadir ada 115 orang ASN.
"Nanti yang belum bisa hadir harus ikut pelantikan di kesempatan berikutnya. Jadi mereka yang dilantik adalah JF Guru Pertama Golongan IIIA. Harapannya, dengan dilantiknya mereka menjadi pejabat fungsional tentunya diharapkan mereka bisa bekerja dengan sebaik-baiknya dan memenuhi perjanjian kinerjanya, memperhatikan angka kreditnya supaya kenaikan pangkatnya bisa lancar,"pungkasnya.
PRINT +
DOWNLOAD PDF