Kunjungi Kampung Batik Pesindon dan Museum Batik, Peserta Rakerda Forum Pusakada Dikenalkan Potensi Batik Pekalongan

Kunjungi Kampung Batik Pesindon dan Museum Batik, Peserta Rakerda Forum Pusakada Dikenalkan Potensi Batik Pekalongan
Kota Pekalongan – Pemerintah Kota Pekalongan mengenalkan potensi industri dan budaya batik kepada peserta Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Forum Pusakada se-Indonesia melalui kunjungan ke Kampung Batik Pesindon dan Museum Batik Kota Pekalongan, Kamis (15/10/2026).
Staff Ahli bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan, Sri Budi Santoso atau yg akrab disapa SBS menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Rakerda Forum Pusakada yang berlangsung pada 14–16 Oktober 2026 dan diikuti sekitar 90 perwakilan kabupaten/kota dari berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Sumatera, Kalimantan, Jawa, hingga Papua.
Selain mengikuti kegiatan peningkatan kapasitas melalui focus group discussion (FGD) di Hotel Howard Jhonson, para peserta diajak mengenal batik sebagai salah satu potensi unggulan Kota Pekalongan.
Di Kampung Batik Pesindon, peserta melihat secara langsung aktivitas industri batik skala usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sementara itu, kunjungan ke Museum Batik memberikan kesempatan bagi peserta untuk mengenal warisan budaya batik sekaligus mengikuti lokakarya pembuatan batik.
“Harapannya, kegiatan ini semakin mengenalkan batik kepada teman-teman staf ahli se-Indonesia sehingga turut mendorong peningkatan UMKM batik di Kota Pekalongan,” ujar SBS.
Ia menambahkan, sejumlah peserta juga mengunjungi pameran batik di kawasan Alun-Alun Kota Pekalongan. Pada hari terakhir kegiatan, Jumat (16/10/2026), peserta dijadwalkan mengikuti agenda hingga setengah hari, kemudian memiliki waktu untuk melakukan wisata kota, termasuk mengunjungi sentra batik dan Pekan Batik di Alun-Alun.
Lewat kunjungan tersebut, Pemerintah Kota Pekalongan berharap potensi batik daerah semakin dikenal secara luas, sekaligus membuka peluang promosi dan pemasaran produk UMKM batik kepada masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia.
(Tim Liputan Dinkominfo/Dea/Allem)
Kota Pekalongan – Pemerintah Kota Pekalongan mengenalkan potensi industri dan budaya batik kepada peserta Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Forum Pusakada se-Indonesia melalui kunjungan ke Kampung Batik Pesindon dan Museum Batik Kota Pekalongan, Kamis (15/10/2026).
Staff Ahli bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan, Sri Budi Santoso atau yg akrab disapa SBS menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Rakerda Forum Pusakada yang berlangsung pada 14–16 Oktober 2026 dan diikuti sekitar 90 perwakilan kabupaten/kota dari berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Sumatera, Kalimantan, Jawa, hingga Papua.
Selain mengikuti kegiatan peningkatan kapasitas melalui focus group discussion (FGD) di Hotel Howard Jhonson, para peserta diajak mengenal batik sebagai salah satu potensi unggulan Kota Pekalongan.
Di Kampung Batik Pesindon, peserta melihat secara langsung aktivitas industri batik skala usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sementara itu, kunjungan ke Museum Batik memberikan kesempatan bagi peserta untuk mengenal warisan budaya batik sekaligus mengikuti lokakarya pembuatan batik.
“Harapannya, kegiatan ini semakin mengenalkan batik kepada teman-teman staf ahli se-Indonesia sehingga turut mendorong peningkatan UMKM batik di Kota Pekalongan,” ujar SBS.
Ia menambahkan, sejumlah peserta juga mengunjungi pameran batik di kawasan Alun-Alun Kota Pekalongan. Pada hari terakhir kegiatan, Jumat (16/10/2026), peserta dijadwalkan mengikuti agenda hingga setengah hari, kemudian memiliki waktu untuk melakukan wisata kota, termasuk mengunjungi sentra batik dan Pekan Batik di Alun-Alun.
Lewat kunjungan tersebut, Pemerintah Kota Pekalongan berharap potensi batik daerah semakin dikenal secara luas, sekaligus membuka peluang promosi dan pemasaran produk UMKM batik kepada masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia.
(Tim Liputan Dinkominfo/Dea/Allem)
PRINT +
DOWNLOAD PDF