Kunjungan Idulfitri di Lapas Pekalongan Berlangsung Tertib, WBP Lepas Rindu Bersama Keluarga

Kunjungan Idulfitri di Lapas Pekalongan Berlangsung Tertib, WBP Lepas Rindu Bersama Keluarga
 
Kota Pekalongan – Pelaksanaan kunjungan khusus Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekalongan pada hari pertama, Sabtu (21/3/2026), berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh suasana haru. Momentum Lebaran ini dimanfaatkan secara maksimal oleh warga binaan pemasyarakatan (WBP) untuk bersilaturahmi dan melepas rindu dengan keluarga tercinta setelah sekian lama terpisah.
 
Sejak pagi hari, suasana di lingkungan Lapas mulai dipadati para pengunjung yang datang dari berbagai daerah. Dengan penuh antusias, mereka mengantre sesuai prosedur yang telah ditetapkan demi dapat bertemu langsung dengan anggota keluarga yang sedang menjalani masa pembinaan. Meskipun jumlah pengunjung cukup banyak, seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar berkat pengaturan yang tertib dan pengawasan ketat dari petugas.
 
Sebelum kegiatan kunjungan dimulai, Kepala Lapas Kelas IIA Pekalongan, Teguh Suroso, terlebih dahulu memberikan pengarahan kepada seluruh jajaran petugas. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya pelaksanaan layanan kunjungan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), sekaligus meningkatkan kewaspadaan melalui deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
 
“Seluruh petugas harus menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, tetap mengedepankan pelayanan yang humanis namun tidak mengabaikan aspek keamanan,” tegas Kalapas Teguh dalam arahannya.
 
Ia juga mengingatkan bahwa momen Idulfitri merupakan waktu yang sangat dinantikan oleh para warga binaan dan keluarganya, sehingga pelayanan yang diberikan harus mampu menghadirkan kenyamanan tanpa mengurangi ketegasan dalam penerapan aturan.
 
"Pelaksanaan kunjungan hari pertama ini didukung oleh pembagian tugas yang terstruktur dan terkoordinasi dengan baik. Sebanyak 14 orang petugas dikerahkan khusus untuk melayani kunjungan, mulai dari proses pendaftaran, pemeriksaan barang, hingga pengawasan selama kegiatan berlangsung," terangnya.
 
Selain itu, lanjutnya, pengamanan juga diperkuat melalui sinergi bersama aparat dari Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) sebanyak dua personel dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebanyak dua personel.
 
Keterlibatan aparat keamanan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan situasi tetap kondusif, mengingat tingginya intensitas kunjungan pada momen hari raya. Kolaborasi ini terbukti efektif dalam menciptakan rasa aman bagi seluruh pihak, baik warga binaan, keluarga pengunjung, maupun petugas.
 
Kalapas Teguh menyebutkan, berdasarkan data pelaksanaan, layanan kunjungan online diikuti oleh 60 orang WBP. Sementara itu, kunjungan tatap muka diberikan kepada 47 orang WBP, dengan total jumlah pengunjung mencapai 235 orang. Rinciannya terdiri dari 79 pengunjung laki-laki, 98 pengunjung perempuan, serta 58 pengunjung anak-anak.
 
"Suasana haru dan kebahagiaan tampak begitu kental di ruang kunjungan. Banyak di antara warga binaan yang tak kuasa menahan air mata saat akhirnya bisa bertemu langsung dengan keluarga, termasuk anak dan pasangan mereka. Momen saling bermaafan, berbagi cerita, hingga canda tawa sederhana menjadi pemandangan yang menghangatkan suasana Lebaran di balik tembok Lapas,"bebernya.
 
Bagi para keluarga, kesempatan ini juga menjadi momen berharga untuk memberikan dukungan moral kepada anggota keluarga yang sedang menjalani pembinaan, sekaligus mempererat kembali hubungan emosional yang sempat terpisah oleh jarak dan waktu.
 
"Selama kegiatan berlangsung, petugas tetap menjalankan pengawasan secara optimal tanpa mengurangi nuansa kekeluargaan yang tercipta. Seluruh prosedur keamanan, termasuk pemeriksaan barang bawaan dan pengaturan waktu kunjungan, diterapkan secara disiplin guna menjaga ketertiban bersama,"jelas Kalapas Teguh.
 
Dengan pelaksanaan yang tertib dan kondusif pada hari pertama ini, diharapkan layanan kunjungan khusus Idulfitri di hari-hari berikutnya dapat terus berjalan dengan aman dan lancar. Pihak Lapas berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi warga binaan dan masyarakat, khususnya dalam momentum penting seperti Hari Raya Idulfitri.
 
Sebagai informasi tambahan, kunjungan khusus Hari Raya Idulfitri di Lapas Kelas IIA Pekalongan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, yakni mulai tanggal 21 hingga 23 Maret 2026.
 
"Melalui kegiatan ini, diharapkan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga mampu memberikan semangat baru bagi warga binaan untuk menjalani proses pembinaan dengan lebih baik, serta memperkuat harapan untuk kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik," tukasnya.
 
 
(Tim Liputan Kominfo/Dian)