Kota Pekalongan Perkuat Komitmen Ciptakan Lingkungan Aman bagi Perempuan dan Anak

Kota Pekalongan Perkuat Komitmen Ciptakan Lingkungan Aman bagi Perempuan dan Anak

Kota Pekalongan - Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan lingkungan yang aman, inklusif, dan ramah bagi perempuan serta anak. Komitmen tersebut ditegaskan Wakil Wali Kota (Wawalkot) Pekalongan, Hj. Balgis Diab, saat menghadiri kegiatan Ngobrol Perempuan Politik Inspiratif (NGOPPI) bertema "Peran Strategis Perempuan Politik dalam Mendorong Kebijakan Publik Menjawab Darurat Kekerasan Seksual di Dunia Pendidikan dan Pesantren di Jawa Tengah" di Ruang Buketan Setda Kota Pekalongan, Selasa siang (7/7/2026).

Dalam sambutannya, Wawalkot Balgis mengapresiasi DPC KPPI Kota Pekalongan dan DPD KPPI Provinsi Jawa Tengah yang terus menghadirkan ruang dialog dan penguatan kapasitas perempuan dalam kehidupan politik dan pembangunan daerah.

"Kekerasan seksual bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga persoalan kemanusiaan, sosial, pendidikan, budaya, dan perlindungan hak asasi manusia. Oleh karena itu, penanganannya tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan kebijakan yang berpihak kepada korban, sistem perlindungan yang kuat, edukasi yang berkelanjutan, serta keberanian seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi perempuan dan anak," tegasnya.

Ia menambahkan, keterlibatan perempuan dalam ruang-ruang pengambilan keputusan memiliki peran strategis dalam melahirkan kebijakan yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Menurutnya, Pemerintah Kota Pekalongan juga terus memperkuat perlindungan perempuan dan anak melalui penguatan peran UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan jejaring perlindungan, serta edukasi kepada masyarakat.

"Mari terus memperkuat kolaborasi, memperluas ruang partisipasi perempuan, serta bersama-sama mewujudkan Kota Pekalongan yang aman, inklusif, berkeadilan, dan ramah bagi perempuan dan anak," pungkasnya.

(Tim Liputan Kominfo/Dian)