Kota Pekalongan Dipercaya Jadi Pilot Project Kencan Bumil Tingkat Jawa Tengah

Kota Pekalongan Dipercaya Jadi Pilot Project Kencan Bumil Tingkat Jawa Tengah

Blora - Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah resmi meluncurkan program Kencan Bumil (Kenali dan Cek Kesehatan Ibu Hamil) sebagai gerakan kolaboratif lintas sektor untuk memperkuat pencegahan stunting, sekaligus menurunkan angka kematian ibu dan bayi (AKI-AKB). Program tersebut diluncurkan langsung oleh Taj Yasin Maimoen bersama Ketua TP PKK Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin di Lapangan Balai Desa Ngelangitan, Blora, Selasa (19/5/2026).

Peluncuran program tersebut dirangkaikan dengan launching Sistem Informasi Manajemen PKK (SIM PKK) dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 tingkat Jawa Tengah. Kehadiran program ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pelayanan kesehatan ibu hamil secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Ketua TP PKK Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin menjelaskan, Kencan Bumil memiliki tiga fokus utama, yakni penjangkauan ibu hamil, peningkatan edukasi kesehatan, serta pendampingan sejak masa kehamilan hingga pascapersalinan. Melalui program tersebut, kader PKK, Posyandu, dan Tim Pendamping Keluarga (TPK) akan berkolaborasi melakukan pendampingan intensif kepada ibu hamil mulai dari fase prahamil, kehamilan, persalinan, hingga nifas.

Selain bertujuan menekan angka stunting, program ini juga diharapkan mampu memperkuat deteksi dini risiko kehamilan dan memastikan ibu serta bayi mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar. Bahkan, layanan administrasi kependudukan bagi bayi baru lahir turut diintegrasikan dalam program tersebut.

Di sisi lain, peluncuran SIM PKK menjadi bentuk adaptasi TP PKK Jawa Tengah terhadap perkembangan teknologi. Melalui sistem tersebut, pengelolaan data, program, hingga pelaporan kader PKK dapat dilakukan secara lebih terintegrasi, efektif, dan efisien.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Pekalongan, Inggit Soraya menyampaikan rasa syukur atas keterlibatan Kota Pekalongan dalam launching program Kencan Bumil yang diikuti melalui video conference di Aula Dinas Kesehatan Kota Pekalongan.

“Alhamdulillah TP PKK Kota Pekalongan ikut serta dalam kegiatan launching Kencan Bumil ini melalui video conference di Aula Dinkes Kota Pekalongan. Alhamdulillah Kota Pekalongan juga dipercaya menjadi pilot project bersama Kabupaten Kebumen, Blora, dan Sragen,” ungkapnya.

Menurut Inggit, program tersebut mencakup peningkatan pengetahuan ibu hamil, perluasan jangkauan sasaran, hingga memastikan pemeriksaan kehamilan dilakukan sesuai standar. Selain itu, program juga memperkuat pendampingan berkelanjutan oleh kader dan tenaga kesehatan guna mencegah risiko pada ibu hamil dan bayi sejak dini.

Tak hanya itu, program tersebut juga memastikan setiap ibu hamil memiliki akses terhadap layanan kesehatan sesuai standar, termasuk kepemilikan jaminan kesehatan seperti JKN, BPJS maupun program Universal Health Coverage (UHC), serta kemudahan pengurusan administrasi kependudukan bagi bayi yang baru lahir.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen turut mengapresiasi inovasi TP PKK Jawa Tengah tersebut. Menurutnya, edukasi menjadi faktor penting dalam upaya penanganan stunting. Karena itu, melalui Kencan Bumil, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya kesehatan ibu hamil dan langkah penanggulangan stunting sejak dini.

Dengan semangat kolaborasi lintas sektor, TP PKK Kota Pekalongan optimistis program Kencan Bumil dapat menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak, sekaligus mewujudkan generasi yang sehat, unggul, dan bebas stunting di masa mendatang.

(Tim Liputan Pemerintah Kota Pekalongan / Maul)