Komunitas PSS dan Sapu Lidi Lakukan Aksi Bersih Sungai

Muncul sebuah komunitas bernama Komunitas Peduli Sungai Sapuro (PSS) dari kalangan pemuda di Kelurahan Sapuro Kebulen, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan. PSS bersama Komunitas Sapu Lidi Kota Pekalongan melakukan aksinya bersih sungai di Sapuro, Jumat pagi (8/11/2019). Hadir Camat Pekalongan Barat, Muchamad Natsir MSi dan jajarannya ikut kerja bakti mengambil sampah di sungai dengan perahu.
Menurut Natsir, kegiatan ini sangat positf diperlukan dukungan dari segenap elemen, tetapi yang terpenting adalah masyarakat lingkungan sekitar. “Kalau kegiatan bersih sungai  dilestarikan seminggu sekali saja  tentu akan mendapatkan hasil yang maksimal, arus sungai semakin lancer dan taka da sampah lagi di sungai,” tandas Natsir.
Diceritakan Natsir bahwa ketika membersihkan sampah tadi banyak nyamuk di genangan air, dan ketika dibongkar nyamuk langsung merebak. “Masyarakat harus mulai perhatian dengan hal ini, mari mulai tumbuhkan kecintaan kepada sungai, tumbuhkan kepedulian kita, apabila menjumpai orang yang membuang sampah di sungai harus kita tegur, beri pengertian, dan ajak untuk tidak membuang sampah di sungai,” tegas Natsir.
Ketua Komunitas Sapu Lidi, Dicko Handono menyampaikan bahwa hari ini Sapu Lidi membantu PSS yang ingin bekegiatan, sebagai komunitas peduli lingkungan komunitasnya wajib mendukung kegiatan. “PSS ini harapannya bias jadi panutan untuk kelurahan lainnya membentuk komunitas peduli sungai, ini juga membantu kerja pemerintah sehingga tanggung jawab membersihkan sungai dapat dilakukan bersama,” kata Dicko.
Lanjut Dicko menuturkan bahwa PSS mampu menggerakkan masyarakat untuk membersihkan sungai, harapannya setiap Jumat aksi ini rutin dilaksanakan. “Ayolah mulai jaga alam, insha Allah alam akan menjaga kita,” ajak Dicko.
Sementara itu, Ketua Komunitas PSS, Riski Khoyi menceritakan kegelisahan para pemuda Sapuro terhadap kondisi sungai. Bermula dari media social, Riski kenalkan PSS ke Sapu Lidi dan menyampaikan keinginan komunitasnya. Komunitas PSS ingin minta bimbingan Sapu Lidi agar bisa berkolaborasi peduli terhadap lingkungan. “alhamdulillah hari ini kami mendapat respon luar biasa, kami mulai gerakkan pemudi di tingkat RW kemudian RT, dan pada akhirnya banyak warga Sapuro yang ikut kerja bakti hari ini. Kami ingin mengembalikan sungai kami yang bebas dari sampah dan limbah,” pungkas Riski.