Kembali Bergeliat, Kampung Wisata Batik Kota Pekalongan Terus Jaga Eksistensi

Sejak 6 bulan terakhir di penghujung tahun 2022, Perkumpulan Kampung Batik Kauman (PKBK) Kota Pekalongan mulai menerima sejumlah kunjungan dari kota lain, hal ini tentu menambah semangat UKM di dalamnya untuk lebih kreatif, inovatif, dan meningkatkan produksi. 

Ketua PKBK, Muhamad Khusni Mubarok mengungkapan banyaknya kunjungan ini menjadi satu kesempatan untuk memperkenalkan produk unggulan di kota Pekalongan yakni komoditi batik, “Kita punya ciri khas dan mempunyai nilai histori yang mungkin dibandingkan yang lain mungkin berbeda dan tentunya ini sangat bermanfaat sekali UKM di pekalongan, kita yang selama ini jarang ada kunjungan,” katanya baru-baru ini saat ditemui di kawasan kampung batik kauman.

Menjadi salah satu tujuan wisata batik, ia memberikan sejumlah kiat kepada UKM lain untuk menjaga eksistensi di dunia wirausaha, diantaranya  terus memproduksi suatu produk kreatif baik dari sisi promosi, produksi dan hal lain agar suatu barang memiliki nilai lebih untuk menarik dan menimbulkan kepercayaan konsumen bahwa kualitas batik di kauman atau kota Pekalongan bagus dan unggul. 

Selain itu juga melakukan penataan kampung wisata untuk memperindah dan menambah ruang ekspresi bagi pengunjung wisata, seperti oemah kreatif sekaligus kantor sekretariat PKBK yang tadinya merupakan rumah kosong, "Bagaimana sudut yang tadinya terlihat kurang rapi kita rapikan, kita olah sedemikian rupa untuk bisa dijadikan foto spot, atau creativity space, itu yang sudah kita lakukan di kampung batik kauman," sambungnya. 

Ia menambahkan bahwa oemah kreatif di kampung batik kauman tidak menutup pintu ketika ada komunitas di luar PKBK untuk menggunakan tempat itu sebagai ajang kreativitas.