Kejuaraan Bulutangkis Piala TP PKK 2026 Semakin Diminati, Perempuan Pekalongan Perkuat Gaya Hidup Sehat

Kejuaraan Bulutangkis Piala TP PKK 2026 Semakin Diminati, Perempuan Pekalongan Perkuat Gaya Hidup Sehat

Kota Pekalongan – Semangat perempuan Kota Pekalongan untuk menjaga kebugaran sekaligus mempererat kebersamaan terus tumbuh. Hal itu tercermin dari meningkatnya partisipasi dalam Kejuaraan Bulutangkis Piala TP PKK 2026, turnamen bulu tangkis putri yang digelar TP PKK Kota Pekalongan pada 15–16 Agustus 2026 di GOR Unggul Jaya setempat.

Memasuki penyelenggaraan tahun ketiga, Kejuaraan Bulutangkis Piala TP PKK tidak sekadar menjadi ajang kompetisi olahraga dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi berkembang menjadi ruang interaksi dan silaturahmi yang mempertemukan kader PKK dengan masyarakat umum maupun perwakilan OPD.

Tahun ini, antusiasme peserta menunjukkan peningkatan dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Kategori ganda diikuti 29 pasangan, naik dari 22 pasangan pada tahun lalu. Sementara kategori tunggal diikuti 19 peserta, meningkat dari 16 peserta pada tahun sebelumnya.

Wakil Wali Kota Pekalongan, Balgis Diab mengapresiasi konsistensi TP PKK dalam menghadirkan kegiatan olahraga bagi perempuan. Menurutnya, kejuaraan tersebut memiliki manfaat lebih luas karena mendorong perempuan untuk menerapkan gaya hidup sehat sekaligus membangun nilai sportivitas dan kebersamaan.

“Dengan kegiatan ini, kami berharap semakin meningkatkan gaya hidup sehat para perempuan yang ada di Kota Pekalongan. Tidak hanya untuk meraih kemenangan, tetapi juga meningkatkan sportivitas, rasa kebersamaan, kekompakan, dan saling menghormati,” ujarnya.

Ia menilai meningkatnya partisipasi perempuan dalam olahraga merupakan hal positif, terlebih untuk mengikuti kejuaraan peserta perlu mempersiapkan diri melalui latihan secara rutin. Karena itu, Kejuaraan Bulutangkis Piala TP PKK diharapkan tidak berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi mampu mendorong kebiasaan berolahraga secara berkelanjutan.

Wawalkot Balgis menambahkan bahwa kebahagiaan dan kesehatan perempuan memiliki kaitan dengan pembangunan keluarga dan masyarakat. Menurutnya, perempuan yang sehat dan aktif dapat menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan keluarga yang lebih kuat dan produktif.

“Hari ini kita membahagiakan emak-emak. Dengan emak-emak yang bahagia dan sehat, insyaallah pembangunan di Kota Pekalongan bisa berjalan lebih baik lagi,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Pekalongan, Inggit Soraya menyampaikan bahwa Kejuaraan Bulutangkis Piala TP PKK terselenggara melalui sinergi TP PKK dengan Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Dinparbudpora) Kota Pekalongan. Kegiatan yang telah memasuki tahun ketiga tersebut juga terus dikembangkan dari sisi cakupan peserta.

“Alhamdulillah, Kejuaraan Bulutangkis Piala TP PKK ini sudah ketiga kalinya. Pesertanya setiap tahun semakin meningkat, semakin banyak dan semakin mahir,” tuturnya.

Ia menjelaskan, pada penyelenggaraan awal Kejuaraan Bulutangkis Piala TP PKK peserta masih terbatas pada kader PKK dari tingkat kota, kecamatan hingga kelurahan. Namun, sejak tahun sebelumnya kegiatan mulai dibuka untuk umum dan tahun ini semakin diperluas dengan memberikan kesempatan kepada masyarakat maupun perwakilan OPD untuk berpartisipasi.

Perluasan cakupan peserta tersebut dinilai turut memperkuat fungsi PKK sebagai ruang pemberdayaan sekaligus membangun jejaring sosial di tengah masyarakat.

“Harapannya, kegiatan ini tidak hanya dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi juga meningkatkan tali persaudaraan dan silaturahmi antara PKK dengan masyarakat Kota Pekalongan,” jelas Inggit.

Kejuaraan ini diperuntukkan bagi peserta minimal berusia 25 tahun dan terbuka bagi perempuan yang memiliki keterkaitan dengan Kota Pekalongan, baik berdomisili maupun bekerja di Kota Pekalongan. Dengan konsep yang semakin terbuka, Kejuaraan Bulutangkis Piala TP PKK diharapkan dapat menjangkau lebih banyak perempuan dan menumbuhkan minat masyarakat terhadap olahraga.

Untuk kategori yang dipertandingkan, panitia menyediakan total hadiah sebesar Rp14 juta bagi juara I, II, dan III kategori tunggal serta ganda. Meski demikian, penyelenggara menekankan bahwa capaian utama kegiatan bukan semata-mata soal memenangkan pertandingan, melainkan membangun sportivitas, kesehatan, persaudaraan, dan kekompakan.

Inggit berharap Kejuaraan Bulutangkis Piala TP PKK dapat terus berkembang pada tahun-tahun mendatang, baik dari jumlah peserta maupun kemasan kegiatan, sehingga semakin banyak perempuan Kota Pekalongan yang menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Slamet Budiyanto, Kepala Dinparbudpora Kota Pekalongan, Sabaryo Pramono, jajaran camat dan lurah, serta perwakilan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Pekalongan.

(Tim Liputan Dinkominfo/Dea)