Kebakaran Lahan Berhasil Dipadamkan, Damkarmat Ingatkan Warga Hindari Pembakaran Sampah

Kebakaran Lahan Berhasil Dipadamkan, Damkarmat Ingatkan Warga Hindari Pembakaran Sampah
Kota Pekalongan – Respons cepat petugas Damkar dan Penyelamatan (Damkarmat) Satpol P3KP Kota Pekalongan berhasil memadamkan kebakaran lahan kosong di sekitar Patung Kapal, Kelurahan Panjang Wetan, pada Rabu (22/7/2026). Berkat penanganan yang sigap, api berhasil dikendalikan sebelum meluas ke kawasan permukiman warga.
Komandan Regu (Danru) 1 Damkarmat Satpol P3KP Kota Pekalongan, Yudha Wijaya Ardiyanto, mengungkapkan bahwa laporan diterima sekitar pukul 11.00 WIB dari Lurah Panjang Wetan, Asrofuddin.
"Untuk penyebab pastinya belum kita ketahui. Berdasarkan keterangan saksi, api tiba-tiba muncul. Di lokasi memang ditemukan bekas pembakaran sampah, namun belum bisa dipastikan apakah itu menjadi penyebab kebakaran atau ada faktor lain," jelasnya.
Setelah tiba di lokasi, petugas segera melakukan pemadaman dan berhasil menguasai api dalam waktu sekitar 15 menit. Api diketahui masih berada di bagian tengah lahan sehingga belum sempat merambat ke area yang lebih luas maupun mendekati permukiman warga.
Yudha mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan. Apabila dalam kondisi tertentu pembakaran harus dilakukan, api wajib diawasi dan tidak boleh ditinggalkan agar tidak memicu perambatan ke lahan maupun permukiman warga.
"Dalam beberapa hari terakhir frekuensi kebakaran lahan cukup tinggi, bahkan sempat mencapai tiga hingga empat kejadian dalam sehari,"ungkapnya.
Lurah Panjang Wetan, Asrofuddin, menjelaskan bahwa pihaknya menerima informasi awal dari Ketua RT 03 RW 13, Bapak Sarim mengenai kepulan asap di lahan kosong sekitar Patung Kapal. Laporan tersebut langsung diteruskan kepada petugas Damkarmat karena dikhawatirkan api akan membesar dan membahayakan lingkungan sekitar.
"Berdasarkan informasi dari warga, pada saat itu tidak ada aktivitas pembakaran sampah. Namun, lahan tersebut sebelumnya pernah digunakan sebagai lokasi pembuangan kapas limbah pabrik sehingga diduga masih terdapat bara sisa pembakaran lama yang kembali menyala akibat terpaan angin dan cuaca panas. Berkat koordinasi yang baik, api berhasil dipadamkan dengan cepat,"terang Asrofuddin.
Melalui kejadian ini, dirinya juga mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dengan menghindari pembakaran sampah serta segera melaporkan apabila melihat tanda-tanda kebakaran.
"Sinergi antara warga dan petugas diharapkan dapat mencegah kejadian serupa sehingga keamanan dan keselamatan lingkungan tetap terjaga,"pungkasnya.
(Tim Liputan Kominfo/Dian)
Kota Pekalongan – Respons cepat petugas Damkar dan Penyelamatan (Damkarmat) Satpol P3KP Kota Pekalongan berhasil memadamkan kebakaran lahan kosong di sekitar Patung Kapal, Kelurahan Panjang Wetan, pada Rabu (22/7/2026). Berkat penanganan yang sigap, api berhasil dikendalikan sebelum meluas ke kawasan permukiman warga.
Komandan Regu (Danru) 1 Damkarmat Satpol P3KP Kota Pekalongan, Yudha Wijaya Ardiyanto, mengungkapkan bahwa laporan diterima sekitar pukul 11.00 WIB dari Lurah Panjang Wetan, Asrofuddin.
"Untuk penyebab pastinya belum kita ketahui. Berdasarkan keterangan saksi, api tiba-tiba muncul. Di lokasi memang ditemukan bekas pembakaran sampah, namun belum bisa dipastikan apakah itu menjadi penyebab kebakaran atau ada faktor lain," jelasnya.
Setelah tiba di lokasi, petugas segera melakukan pemadaman dan berhasil menguasai api dalam waktu sekitar 15 menit. Api diketahui masih berada di bagian tengah lahan sehingga belum sempat merambat ke area yang lebih luas maupun mendekati permukiman warga.
Yudha mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan. Apabila dalam kondisi tertentu pembakaran harus dilakukan, api wajib diawasi dan tidak boleh ditinggalkan agar tidak memicu perambatan ke lahan maupun permukiman warga.
"Dalam beberapa hari terakhir frekuensi kebakaran lahan cukup tinggi, bahkan sempat mencapai tiga hingga empat kejadian dalam sehari,"ungkapnya.
Lurah Panjang Wetan, Asrofuddin, menjelaskan bahwa pihaknya menerima informasi awal dari Ketua RT 03 RW 13, Bapak Sarim mengenai kepulan asap di lahan kosong sekitar Patung Kapal. Laporan tersebut langsung diteruskan kepada petugas Damkarmat karena dikhawatirkan api akan membesar dan membahayakan lingkungan sekitar.
"Berdasarkan informasi dari warga, pada saat itu tidak ada aktivitas pembakaran sampah. Namun, lahan tersebut sebelumnya pernah digunakan sebagai lokasi pembuangan kapas limbah pabrik sehingga diduga masih terdapat bara sisa pembakaran lama yang kembali menyala akibat terpaan angin dan cuaca panas. Berkat koordinasi yang baik, api berhasil dipadamkan dengan cepat,"terang Asrofuddin.
Melalui kejadian ini, dirinya juga mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dengan menghindari pembakaran sampah serta segera melaporkan apabila melihat tanda-tanda kebakaran.
"Sinergi antara warga dan petugas diharapkan dapat mencegah kejadian serupa sehingga keamanan dan keselamatan lingkungan tetap terjaga,"pungkasnya.
(Tim Liputan Kominfo/Dian)
PRINT +
DOWNLOAD PDF