Kajian Hijrah Bangkitkan Semangat Warga Binaan Perbaiki Diri

Kajian Hijrah Bangkitkan Semangat Warga Binaan Perbaiki Diri
Kota Pekalongan – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Pekalongan terus memperkuat pembinaan kepribadian bagi warga binaan melalui kajian keagamaan bertema "Hijrah dari Kelamnya Masa Lalu Menuju Kesuksesan Masa Depan" yang menghadirkan Habib Abdul Qodir Al-Habsyi dari Solo di Masjid Baabut Taubah Rutan Pekalongan, Sabtu (11/7/2026). Kegiatan ini diikuti seluruh warga binaan dan pegawai sebagai upaya menumbuhkan semangat hijrah serta memperkuat keimanan.
Dalam tausiahnya, Habib Abdul Qodir Al-Habsyi menyampaikan bahwa hijrah merupakan proses meninggalkan segala larangan Allah SWT dan istiqamah menjalankan perintah-Nya.
"Kami mengajak warga binaan menjadikan setiap ujian sebagai momentum introspeksi dan motivasi untuk bangkit, sehingga masa pembinaan dapat dimanfaatkan sebagai kesempatan memperbaiki akhlak, meningkatkan ibadah, dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat,"tuturnya.
Pelaksana Harian Kepala Rutan Kelas IIA Pekalongan, M. Anang Saefulloh, berharap kajian tersebut mampu menjadi penyemangat bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri.
"Kami berharap kegiatan ini menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus berhijrah menuju kehidupan yang lebih baik. Nilai-nilai yang disampaikan diharapkan menjadi bekal selama menjalani pembinaan hingga kembali ke masyarakat," ujarnya.
Salah seorang warga binaan berinisial A mengaku memperoleh semangat baru setelah mengikuti kajian tersebut. Menurutnya, masa pidana bukan akhir dari segalanya, melainkan kesempatan untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik dan siap kembali diterima di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
"Pembinaan keagamaan yang dilaksanakan secara berkelanjutan diharapkan bisa membentuk warga binaan yang memiliki akhlak mulia, kesadaran spiritual, serta kesiapan menjalani kehidupan yang lebih bertanggung jawab setelah bebas,"tukasnya.
(Tim Liputan Kominfo/Dian)
Kota Pekalongan – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Pekalongan terus memperkuat pembinaan kepribadian bagi warga binaan melalui kajian keagamaan bertema "Hijrah dari Kelamnya Masa Lalu Menuju Kesuksesan Masa Depan" yang menghadirkan Habib Abdul Qodir Al-Habsyi dari Solo di Masjid Baabut Taubah Rutan Pekalongan, Sabtu (11/7/2026). Kegiatan ini diikuti seluruh warga binaan dan pegawai sebagai upaya menumbuhkan semangat hijrah serta memperkuat keimanan.
Dalam tausiahnya, Habib Abdul Qodir Al-Habsyi menyampaikan bahwa hijrah merupakan proses meninggalkan segala larangan Allah SWT dan istiqamah menjalankan perintah-Nya.
"Kami mengajak warga binaan menjadikan setiap ujian sebagai momentum introspeksi dan motivasi untuk bangkit, sehingga masa pembinaan dapat dimanfaatkan sebagai kesempatan memperbaiki akhlak, meningkatkan ibadah, dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat,"tuturnya.
Pelaksana Harian Kepala Rutan Kelas IIA Pekalongan, M. Anang Saefulloh, berharap kajian tersebut mampu menjadi penyemangat bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri.
"Kami berharap kegiatan ini menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus berhijrah menuju kehidupan yang lebih baik. Nilai-nilai yang disampaikan diharapkan menjadi bekal selama menjalani pembinaan hingga kembali ke masyarakat," ujarnya.
Salah seorang warga binaan berinisial A mengaku memperoleh semangat baru setelah mengikuti kajian tersebut. Menurutnya, masa pidana bukan akhir dari segalanya, melainkan kesempatan untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik dan siap kembali diterima di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
"Pembinaan keagamaan yang dilaksanakan secara berkelanjutan diharapkan bisa membentuk warga binaan yang memiliki akhlak mulia, kesadaran spiritual, serta kesiapan menjalani kehidupan yang lebih bertanggung jawab setelah bebas,"tukasnya.
(Tim Liputan Kominfo/Dian)
PRINT +
DOWNLOAD PDF