Jalan Sehat Syafaat 2026 Tebar Kebahagiaan, Warga Krapyak Bawa Pulang Sepeda Listrik

Jalan Sehat Syafaat 2026 Tebar Kebahagiaan, Warga Krapyak Bawa Pulang Sepeda Listrik
Kota Pekalongan – Keceriaan dan semangat kebersamaan mewarnai kegiatan Jalan Sehat Syafaat 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian Festival Bubur Suro Syafaat 2026 di Lapangan Leo Krapyak, Minggu (12/7/2026). Selain menjadi ajang olahraga bersama, kegiatan ini juga menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat melalui berbagai hadiah doorprize, termasuk hadiah utama berupa sepeda listrik.
Keberuntungan berpihak kepada Hamidah (43), warga RT 8 Krapyak Kidul yang sehari-hari bekerja sebagai buruh. Nomor kupon 0526 yang dipegangnya diumumkan sebagai pemenang hadiah utama sepeda listrik. Dengan penuh haru, Hamidah mengaku hadiah tersebut merupakan impian yang akhirnya terwujud.
"Senang sekali, rasanya seperti mimpi. Memang dari dulu ingin punya sepeda listrik, tetapi belum mampu membeli karena saya hanya bekerja sebagai buruh. Alhamdulillah sekarang bisa membawa pulang hadiah ini," ungkap Hamidah.
Ia menuturkan, sepeda listrik tersebut akan dimanfaatkan untuk kebutuhan keluarga, terutama mengantar anaknya yang kini duduk di bangku kelas IV sekolah dasar. Momen kemenangan itu pun menjadi kenangan yang tak terlupakan setelah ia berlari ke panggung tanpa sempat mengenakan sandal saat nomor undiannya diumumkan.
Perwakilan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal, Agung Sukmohadi, menjelaskan bahwa kegiatan hari ketiga Festival Bubur Suro Syafaat tidak hanya menghadirkan jalan sehat, tetapi juga senam bersama, pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, hingga lomba kicau mania. Menurutnya, antusiasme masyarakat sangat tinggi dengan habisnya sekitar 1.000 kupon yang dibagikan melalui program wakaf benih padi Salin.
"Kupon yang disediakan sekitar 1.000 lembar habis seluruhnya. Artinya sekitar 1.000 warga ikut berwakaf benih padi Salin sekaligus berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan pagi ini," jelas Agung.
Ia menambahkan, Bank Indonesia juga menghadirkan stan edukasi kebanksentralan dan literasi keuangan yang mengenalkan masyarakat pada gerakan Cinta, Bangga, Paham Rupiah, pemanfaatan transaksi digital melalui QRIS, serta wakaf produktif bersama Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kota Pekalongan dan Dompet Dhuafa.
Sementara itu, Ketua Panitia Festival Bubur Suro 2026, Muhammad Iskandar, mengungkapkan bahwa jalan sehat menjadi agenda baru yang pertama kali digelar dalam Festival Bubur Suro berkat kolaborasi antara Bank Indonesia Tegal, MES Kota Pekalongan, dan panitia festival.
Menurutnya, peserta memperoleh kupon undian setelah melakukan pemindaian QR untuk berwakaf atau berinfak dengan nominal seikhlasnya selama dua hari pelaksanaan festival. Selain kupon doorprize, peserta juga mendapatkan voucher belanja yang dapat digunakan di sekitar 70 tenant UMKM.
"Tujuan utamanya adalah memberikan edukasi literasi keuangan kepada masyarakat. Setelah melakukan scan untuk wakaf atau infak, pengunjung memperoleh kupon doorprize jalan sehat sekaligus voucher belanja yang bisa dimanfaatkan di tenant UMKM. Harapannya, kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat sosial, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat," tukas Iskandar.
(Tim Liputan Kominfo/Dian)
Kota Pekalongan – Keceriaan dan semangat kebersamaan mewarnai kegiatan Jalan Sehat Syafaat 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian Festival Bubur Suro Syafaat 2026 di Lapangan Leo Krapyak, Minggu (12/7/2026). Selain menjadi ajang olahraga bersama, kegiatan ini juga menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat melalui berbagai hadiah doorprize, termasuk hadiah utama berupa sepeda listrik.
Keberuntungan berpihak kepada Hamidah (43), warga RT 8 Krapyak Kidul yang sehari-hari bekerja sebagai buruh. Nomor kupon 0526 yang dipegangnya diumumkan sebagai pemenang hadiah utama sepeda listrik. Dengan penuh haru, Hamidah mengaku hadiah tersebut merupakan impian yang akhirnya terwujud.
"Senang sekali, rasanya seperti mimpi. Memang dari dulu ingin punya sepeda listrik, tetapi belum mampu membeli karena saya hanya bekerja sebagai buruh. Alhamdulillah sekarang bisa membawa pulang hadiah ini," ungkap Hamidah.
Ia menuturkan, sepeda listrik tersebut akan dimanfaatkan untuk kebutuhan keluarga, terutama mengantar anaknya yang kini duduk di bangku kelas IV sekolah dasar. Momen kemenangan itu pun menjadi kenangan yang tak terlupakan setelah ia berlari ke panggung tanpa sempat mengenakan sandal saat nomor undiannya diumumkan.
Perwakilan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal, Agung Sukmohadi, menjelaskan bahwa kegiatan hari ketiga Festival Bubur Suro Syafaat tidak hanya menghadirkan jalan sehat, tetapi juga senam bersama, pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, hingga lomba kicau mania. Menurutnya, antusiasme masyarakat sangat tinggi dengan habisnya sekitar 1.000 kupon yang dibagikan melalui program wakaf benih padi Salin.
"Kupon yang disediakan sekitar 1.000 lembar habis seluruhnya. Artinya sekitar 1.000 warga ikut berwakaf benih padi Salin sekaligus berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan pagi ini," jelas Agung.
Ia menambahkan, Bank Indonesia juga menghadirkan stan edukasi kebanksentralan dan literasi keuangan yang mengenalkan masyarakat pada gerakan Cinta, Bangga, Paham Rupiah, pemanfaatan transaksi digital melalui QRIS, serta wakaf produktif bersama Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kota Pekalongan dan Dompet Dhuafa.
Sementara itu, Ketua Panitia Festival Bubur Suro 2026, Muhammad Iskandar, mengungkapkan bahwa jalan sehat menjadi agenda baru yang pertama kali digelar dalam Festival Bubur Suro berkat kolaborasi antara Bank Indonesia Tegal, MES Kota Pekalongan, dan panitia festival.
Menurutnya, peserta memperoleh kupon undian setelah melakukan pemindaian QR untuk berwakaf atau berinfak dengan nominal seikhlasnya selama dua hari pelaksanaan festival. Selain kupon doorprize, peserta juga mendapatkan voucher belanja yang dapat digunakan di sekitar 70 tenant UMKM.
"Tujuan utamanya adalah memberikan edukasi literasi keuangan kepada masyarakat. Setelah melakukan scan untuk wakaf atau infak, pengunjung memperoleh kupon doorprize jalan sehat sekaligus voucher belanja yang bisa dimanfaatkan di tenant UMKM. Harapannya, kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat sosial, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat," tukas Iskandar.
(Tim Liputan Kominfo/Dian)
PRINT +
DOWNLOAD PDF