Jadi Modal Penguatan Ekonomi, Ratusan Koperasi Aktif Didorong Semakin Sehat dan Produktif

Jadi Modal Penguatan Ekonomi, Ratusan Koperasi Aktif Didorong Semakin Sehat dan Produktif

Kota Pekalongan - Keberadaan 183 koperasi aktif di Kota Pekalongan menjadi modal penting dalam memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu, Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Pekalongan terus memperkuat pembinaan dan sinergi dengan berbagai pihak agar seluruh koperasi mampu tumbuh sehat, profesional, dan berdaya saing sebagai pilar pembangunan ekonomi daerah.

Ketua Dekopinda Kota Pekalongan, Basir mengungkapkan, ratusan koperasi aktif tersebut terdiri atas koperasi simpan pinjam, koperasi konsumen, koperasi produsen, koperasi jasa, serta Koperasi Merah Putih yang telah terbentuk di seluruh 27 kelurahan. Keberagaman jenis koperasi ini dinilai menjadi potensi besar untuk menggerakkan aktivitas ekonomi sesuai karakteristik dan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.

Menurutnya, tantangan perkoperasian saat ini tidak hanya meningkatkan jumlah koperasi, tetapi juga memastikan setiap koperasi mampu dikelola secara sehat, akuntabel, dan memberikan manfaat nyata bagi anggotanya. Koperasi yang sehat diyakini akan menjadi penggerak ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat daya tahan ekonomi daerah.

"Kami ingin mempertahankan koperasi yang sehat, yang bisa memakmurkan dan menyejahterakan anggotanya. Bersama Dekopinda dan Dindagkop-UKM, kami berpacu agar seluruh koperasi semakin berdaya sehingga mampu mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045," katanya.

Ia menambahkan, seluruh koperasi di Kota Pekalongan telah tergabung dalam Dekopinda dan secara rutin mengikuti berbagai kegiatan pembinaan serta pengembangan perkoperasian. Pembinaan tersebut diarahkan untuk meningkatkan kapasitas pengelola, memperkuat tata kelola kelembagaan, serta meminimalkan potensi permasalahan yang dapat mengganggu keberlangsungan koperasi.

"Harapan kami ke depan tidak ada lagi koperasi yang mengalami gagal bayar ataupun bermasalah. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, koperasi di Kota Pekalongan dapat terus tumbuh menjadi lembaga ekonomi yang sehat, dipercaya anggotanya, dan memberi manfaat bagi masyarakat luas," pungkasnya.

(Tim Liputan Dinkominfo/Dea)