Inggit Soraya di NGOSASI Radio Kota Batik: UMKM Pekalongan Harus Tampil Percaya Diri dan Berdaya Saing

Kota Pekalongan - Studio Radio Kota Batik Pekalongan kembali menghadirkan program unggulan NGOSASI (Ngobrol Asyik Sana Sini), Jumat, (19/9/2025). Kali ini dengan tema yang menggugah semangat pemberdayaan ekonomi lokal: “Bazar UMKM dalam Rangkaian Kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kanzus Sholawat Kota Pekalongan Tahun 2025.”
Hadir sebagai narasumber utama, Inggit Soraya, Ketua Dekranasda Kota Pekalongan, menyampaikan pandangan strategis dan penuh semangat tentang peran UMKM dalam membangun ekonomi berbasis nilai-nilai budaya dan spiritual.
“UMKM bukan sekadar pelaku usaha kecil. Mereka adalah penjaga tradisi, inovator lokal, dan wajah asli Pekalongan yang sesungguhnya. Melalui bazar ini, kami ingin memberi ruang bagi mereka untuk tampil percaya diri, menunjukkan kualitas, dan menjangkau pasar yang lebih luas,” ujar Inggit.
Lebih dari sekadar kegiatan ekonomi, Inggit menekankan bahwa bazar UMKM dalam rangka Maulid Nabi adalah bentuk nyata dari cinta kepada Rasulullah dan kepedulian terhadap sesama.
"Maulid Nabi mengajarkan kita tentang keteladanan, kerja keras, dan keberpihakan kepada umat. Semangat itulah yang kami terjemahkan dalam gerakan pemberdayaan UMKM. Kami ingin ekonomi lokal tumbuh dengan hati yang tulus dan niat yang baik,” tambahnya.
Sebagai Ketua Dekranasda, Inggit juga menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi pelaku UMKM melalui pelatihan, pendampingan desain, dan promosi produk unggulan. Ia percaya bahwa Pekalongan memiliki potensi besar untuk menjadi kota kreatif yang disegani secara nasional.
Turut hadir dalam sesi NGOSASI, Fatimah Hana, Ketua Panitia Bazar UMKM dan Muna Fadilah, Sekretaris Bazar UMKM, yang menyoroti pentingnya kolaborasi lintas komunitas dalam menyukseskan acara ini.
Bazar UMKM ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Maulid Nabi Muhammad Saw. yang digelar oleh Kanzus Sholawat Kota Pekalongan, sebuah tradisi tahunan yang selalu dinanti masyarakat. Selain bazar, rangkaian acara juga mencakup pengajian akbar, pertunjukan seni Islami, dan pelatihan keterampilan bagi pelaku usaha.
Dengan dukungan penuh dari Dekranasda dan semangat gotong royong warga, Bazar UMKM tahun ini diharapkan menjadi etalase kebangkitan ekonomi kreatif Pekalongan yang berakar pada nilai-nilai spiritual dan budaya lokal.
(Tim Liputan Pemerintah Kota Pekalongan / Maul)
PRINT +
DOWNLOAD PDF