Hotel di Pekalongan Perkuat Sinergi Vendor, Pasar Wedding Kian Prospektif

Hotel di Pekalongan Perkuat Sinergi Vendor, Pasar Wedding Kian Prospektif
Kota Pekalongan — Pasar pernikahan di Kota Pekalongan dinilai semakin prospektif. Melihat peluang tersebut, salah satu hotel di Kota Pekalongan, Parkside Mandarin Hotel terus memperkuat sinergi dengan para pelaku industri wedding melalui kegiatan Wedding Vendor Gathering yang digelar di Simphony Meeting Room, Rabu siang (26/8/2026).
General Manager Parkside Mandarin Hotel Pekalongan, Erwin Swandarugeni, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat kolaborasi dengan berbagai vendor wedding, mulai dari wedding organizer (WO), makeup artist (MUA), katering hingga dekorasi.
Menurutnya, vendor memiliki peran penting dalam membantu calon pengantin menentukan pilihan tempat untuk menggelar pernikahan. Oleh karena itu, komunikasi dan kerja sama yang kuat dengan para vendor terus dibangun untuk membuka peluang penyelenggaraan lebih banyak acara wedding.
“Setiap pasangan memiliki cerita dan impian pernikahan yang unik. Melalui tujuh paket ini, kami ingin memastikan Parkside Mandarin Hotel Pekalongan dapat menjadi wadah terbaik untuk mewujudkan momen sakral tersebut, didukung fasilitas ballroom yang menawan serta standar pelayanan terbaik kami,” ujar Erwin.
Untuk memberikan pilihan yang kompetitif bagi calon pengantin, pihaknya menawarkan sejumlah paket, di antaranya paket senilai Rp38,9 juta untuk 200 orang serta room rental sebesar Rp22 juta. Khusus paket room rental, tidak dikenakan biaya tambahan untuk penggunaan listrik, lampu maupun AC di ballroom.
“Kami ingin meyakinkan para vendor bahwa tidak ada additional charge untuk paket Rp22 juta tersebut. Untuk listrik, lampu, dan AC di ballroom sudah kami siapkan,” jelasnya.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 40 vendor dari berbagai unsur industri wedding. Erwin berharap sinergi yang terjalin dapat membuka semakin banyak peluang penyelenggaraan acara pernikahan, khususnya pada 2027.
“Kami melihat wedding di hotel-hotel sekitar cukup ramai. Semoga tahun 2027 nanti di Parkside Mandarin Hotel Pekalongan bisa lebih ramai lagi,” harapnya.
Dari sisi fasilitas, hotel tersebut memiliki ballroom seluas sekitar 960 meter persegi serta PECC dengan luas sekitar 1.100 meter persegi. Area atrium di depan ballroom juga dapat dimanfaatkan sebagai ruang tambahan untuk mendukung pelaksanaan acara.
“Dengan dukungan fasilitas, paket yang kompetitif, serta penguatan jejaring dengan para vendor, kami optimistis mampu meningkatkan kepercayaan pasar sekaligus menghadirkan pengalaman pernikahan yang berkesan bagi masyarakat,” pungkasnya.
(Tim Liputan Kominfo/Dian)
Kota Pekalongan — Pasar pernikahan di Kota Pekalongan dinilai semakin prospektif. Melihat peluang tersebut, salah satu hotel di Kota Pekalongan, Parkside Mandarin Hotel terus memperkuat sinergi dengan para pelaku industri wedding melalui kegiatan Wedding Vendor Gathering yang digelar di Simphony Meeting Room, Rabu siang (26/8/2026).
General Manager Parkside Mandarin Hotel Pekalongan, Erwin Swandarugeni, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat kolaborasi dengan berbagai vendor wedding, mulai dari wedding organizer (WO), makeup artist (MUA), katering hingga dekorasi.
Menurutnya, vendor memiliki peran penting dalam membantu calon pengantin menentukan pilihan tempat untuk menggelar pernikahan. Oleh karena itu, komunikasi dan kerja sama yang kuat dengan para vendor terus dibangun untuk membuka peluang penyelenggaraan lebih banyak acara wedding.
“Setiap pasangan memiliki cerita dan impian pernikahan yang unik. Melalui tujuh paket ini, kami ingin memastikan Parkside Mandarin Hotel Pekalongan dapat menjadi wadah terbaik untuk mewujudkan momen sakral tersebut, didukung fasilitas ballroom yang menawan serta standar pelayanan terbaik kami,” ujar Erwin.
Untuk memberikan pilihan yang kompetitif bagi calon pengantin, pihaknya menawarkan sejumlah paket, di antaranya paket senilai Rp38,9 juta untuk 200 orang serta room rental sebesar Rp22 juta. Khusus paket room rental, tidak dikenakan biaya tambahan untuk penggunaan listrik, lampu maupun AC di ballroom.
“Kami ingin meyakinkan para vendor bahwa tidak ada additional charge untuk paket Rp22 juta tersebut. Untuk listrik, lampu, dan AC di ballroom sudah kami siapkan,” jelasnya.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 40 vendor dari berbagai unsur industri wedding. Erwin berharap sinergi yang terjalin dapat membuka semakin banyak peluang penyelenggaraan acara pernikahan, khususnya pada 2027.
“Kami melihat wedding di hotel-hotel sekitar cukup ramai. Semoga tahun 2027 nanti di Parkside Mandarin Hotel Pekalongan bisa lebih ramai lagi,” harapnya.
Dari sisi fasilitas, hotel tersebut memiliki ballroom seluas sekitar 960 meter persegi serta PECC dengan luas sekitar 1.100 meter persegi. Area atrium di depan ballroom juga dapat dimanfaatkan sebagai ruang tambahan untuk mendukung pelaksanaan acara.
“Dengan dukungan fasilitas, paket yang kompetitif, serta penguatan jejaring dengan para vendor, kami optimistis mampu meningkatkan kepercayaan pasar sekaligus menghadirkan pengalaman pernikahan yang berkesan bagi masyarakat,” pungkasnya.
(Tim Liputan Kominfo/Dian)
PRINT +
DOWNLOAD PDF