Guru diharapkan Lakukan Penguatan Pendidikan Karakter di Era Milenial

Kota Pekalongan, Info Publik - Kota Pekalongan - "Berbicara mengenai dunia pendidikan memang tidak akan pernah habisnya karena belajar tak pernah mengenal umur. Pendidikan sebagai salah satu pondasi dalam membangun peradaban bangsa. Oleh karena itu, pendidikan semakin mendapat tempat yg penting dalam proses pembangunan generasi bangsa. Pesatnya IPTEK mendorong kehadiran era baru yaitu Revolusi Industri 4.0 atau era Milenial dengan maraknya fasilitas gadget yg menyebabkan generasi anak muda menjadi lebih egois dan tidak peduli dengan lingkungan sekitar. Hal ini menimbulkan kecemasan mengenai pembinaan karakter. Oleh sebab itu, salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah Kota Pekalongan dalam menyikapi hal tersebut yakni dengan memperkuat lini pendidikan melalui program penguatan pendidikan karakter di era milineal". 

 

Hal itu disampaikan oleh Tjuk Kushindarto selaku Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Setda Kota Pekalongan yang hadir mewakili Walikota Pekalongan dalam acara Seminar Pendidikan Memperingati Hari Guru Nasional & HUT Ke-73 PGRI Kota Pekalongan dengan mengusung tema " Meningkatkan Peran Guru Dalam Penguatan Pendidikan Karakter di Era Milenial" di Aula SMK N 3 Kota Pekalongan, Kamis (22/11/2018).

 

Tjuk menerangkan dunia pendidikan sebagai lini terdepan harus senantiasa memiliki kemampuan beradaptasi serta memiliki pondasi yang kuat sesuai dengan perubahan zaman. Salah satu keberhasilan pendidikan karakter adalah para guru. Pemkot Pekalongan melalui Dinas Pendidikan Kota Pekalongan terus berupaya untuk memperbaiki dan memajukan kualitas pendidikan, menguatkan karakter anak bangsa, serta mengurangi kesenjangan khususnya di sektor pendidikan.

 

"Guru sebagai sosok yang berperan strategis mensukseskan pendidikan karakter generasi muda harus memanfaatkan hal ini dengan mengajarkan perilaku yg baik, berpikir positif dan membentuk karakter anak. Bukan hanya mengajar melainkan juga mengubah cara pandang mengenai dunia pendidikan itu sendiri. Guru dituntut mengikuti perkembangan IPTEK sehingga dapat mengarahkan para siswa dalam mendapatkan dan memilah informasi", kata Tjuk.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Soeroso, menuturkan seminar pendidikan ini selain dalam rangka mempengeringati Hari Guru Nasional dan HUT ke-73 PGRI, melainkan juga memberi pembekalan kepada para pendidik tentang pentingnya penguatan pendidikan karakter  di era milenial. Seminar ini merupakan rangkaian kegiatan refleksi dunia pendidikan dan kegiatan yg memberikan penghargaan kepada insan pendidikan dalam membentuk karakter bangsa.

 

Menurut Soeroso hal penting saat ini yang harus disadari oleh semua pendidik adalah perlunya pendidikan karakter generasi penerus bangsa. Peserta didik masa kini selain perlu memiliki keterampilan abad ke-21, namun juga harus memiliki bekal jiwa Pancasila yang baik guna menghadapi dinamika perubahan yang sangat cepat dan tidak terduga.

 

''Guru sebagai sosok utama dalam satuan pendidikan formal memiliki tanggung jawab membentuk karakter peserta didik melalui harmonisasi olah hati, olah rasa, olah pikir, dan olah raga. Diharapkan  guru dapat membekali generasi muda dengan nilai-nilai karakter yang baik, sehingga dapat menjad bekal  dalam kehidupan mendatang", ujar Soeroso.

 

Lebih lanjut, Soeroso mengatakan bahwa beberapa hal yang dapat dilakukan guru dalam pendidikan karakter diantaranya memberikan teladan, menciptakan lingkungan yang kondusif, melakukan pembiasaan, mengintegrasikan ke dalam pembelajaran, menjaga kedekatan dengan siswa, dan mengoreksi kekeliruan siswa secara tepat.

 

Beberapa narasumber dihadirkan dalam seminar di antaranya  Walikota Pekalongan yang diwakilkan oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Setda Kota Pekalongan, Tjuk Kushindarto, Rektor Universitas PGRI Semarang,Dr. Muhdi, dan seorang Motivator Nasional, Dr. H Darwito serta dihadiri oleh ratusan guru se-Kota Pekalongan.

(Tim Komunikasi Publik Dinkominfo Kota Pekalongan)