Gelorakan Perang Lawan Narkoba, Walikota Goes to School

Upaya menggelorakan perang melawan narkoba melalui Walikota Goes to School menjadi media efektif untuk menyampaikan informasi serta edukasi agar generasi muda khususnya kaum milenial terbebas dari penyalahgunaan narkoba. Seperti yang dilakukan Walikota Pekalongan, HM Saelany Machfudz SE bersama segenap jajaran OPD saat menyambangi SMP Negeri 5 Kota Pekalongan, Senin (22/7/2019).
Dalam sambutannya, Walikota Pekalongan, HM Saelany Machfud, SE menegaskan bahwa permasalahan narkoba menjadi perhatian bersama sehingga tak bosan-bosan beliau mengingatkan untuk bersinergi bersama dalam melakukan langkah terpadu melawan segala jenis narkoba dan peredarannya.
“Saya tegaskan masalah narkoba adalah masalah kita semua. Mari kita berantas penyalahgunaan narkoba dengan berbasis ketahanan keluarga. Selain itu, media baik cetak maupun online juga sangat penting perannya dalam memberikan kesadaran akan bahaya narkoba,” tutur Saelany.
Disampaikan Saelany, pada peringatan Hari Narkoba Internasional, 26 Juni yang lalu dengan mengusung tema Milenial Sehat Tanpa Narkoba Menuju Indonesia Emas, Pemerintah telah menyatakan sikap untuk perang dengan segala jenis narkoba dan peredarannya. Generasi muda harus diselamatkan dari masalah narkoba dan peredarannya yang saat ini sangat mengkhawatirkan. Oleh karena, diperlukan langkah konkret untuk mengajak para generasi muda di Kota Pekalongan agar terhindar dari jeratan lingkaran kasus narkoba.
“Korban narkoba pun sangat beragam mulai dari anak-anak, orang dewasa hingga orangtua dan dari berbagai kalangan profesi. Anak-anak sebagai generasi muda harus kita persiapkan menjadi generasi yang tangguh, sehat dan bebas narkoba sehingga mampu meneruskan tongkat estafet pembangunan Indonesia di masa yang akan datang. Langkah-langkah kongkret pemkot dalam pencegahan peredaran narkoba terus dilakukan. Diantaranya sosialisasi di sekolah baik tingkat SMP maupun SMA, melakukan sidak dan tes urine, menggandeng BNN dan Kesbangpol dalam melakukan assesment kepada para pelajar yang beresiko tinggi untuk menyalahgunakan obat-obatan,” terang Saelany.
Dalam kegiatan Goes to School dilanjutkan deklarasi bersama Anti narkoba, penandatanganan pakta integritas dan dialog interaktif Walikota dengan warga SMP Negeri 5 Pekalongan. Pada kesempatan tersebut, Walikota juga menekankan pentingnya pendidikan karakter kepada siswa di sekolah.
“Pendidikan karakter yang ditanamkan kepada anak didik mutlak diperlukan dikarenakan dalam membangun Indonesia khususnya Kota Pekalongan tidak hanya dituntut membentuk siswa menjadi sekedar pintar saja, melainkan juga benar dalam hal ini juga memiliki akhlak yang baik (akhlaqul karimah) sehingga sekolah harus sangat akrab dengan program pendidikan karakter,” jelas Saelany.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Negeri 5 Kota Pekalongan, Qurratiani, S.Si mengucapkan terimakasih adanya kegiatan Walikota Goes to School yang pada kesempatan kali ini di SMP Negeri 5 Kota Pekalongan sebagai bentuk motivasi kepada anak-anak didiknya untuk menjauhi narkoba.
“Alhamdulillah kami sangat berterimakasih dengan kehadiran Walikota ke SMP Negeri 5 untuk memotivasi anak-anak dalam menguatkan perannya dalam upaya anti narkoba. Anak-anak ini masih dalam transisi dimana jika salah jalan akan menjadi korban narkoba selanjutnya. Harapannya anak semakin semangat untuk tidak terlibat dalam kasus narkoba. Disamping dari pembinaan wali murid dan guru BK, kami juga telah melakukan strategi untuk perang melawan narkoba seperti program penguatan agar tidak terjerat narkoba, pemutaran film penyalahgunaan narkoba, dan sidak tes urin beberapa waktu lalu bekerjasama dengan BNN dan Kantor Kesbangpol setempat,” papar Ani.
Dalam sambutannya, Walikota Pekalongan, HM Saelany Machfud, SE menegaskan bahwa permasalahan narkoba menjadi perhatian bersama sehingga tak bosan-bosan beliau mengingatkan untuk bersinergi bersama dalam melakukan langkah terpadu melawan segala jenis narkoba dan peredarannya.
“Saya tegaskan masalah narkoba adalah masalah kita semua. Mari kita berantas penyalahgunaan narkoba dengan berbasis ketahanan keluarga. Selain itu, media baik cetak maupun online juga sangat penting perannya dalam memberikan kesadaran akan bahaya narkoba,” tutur Saelany.
Disampaikan Saelany, pada peringatan Hari Narkoba Internasional, 26 Juni yang lalu dengan mengusung tema Milenial Sehat Tanpa Narkoba Menuju Indonesia Emas, Pemerintah telah menyatakan sikap untuk perang dengan segala jenis narkoba dan peredarannya. Generasi muda harus diselamatkan dari masalah narkoba dan peredarannya yang saat ini sangat mengkhawatirkan. Oleh karena, diperlukan langkah konkret untuk mengajak para generasi muda di Kota Pekalongan agar terhindar dari jeratan lingkaran kasus narkoba.
“Korban narkoba pun sangat beragam mulai dari anak-anak, orang dewasa hingga orangtua dan dari berbagai kalangan profesi. Anak-anak sebagai generasi muda harus kita persiapkan menjadi generasi yang tangguh, sehat dan bebas narkoba sehingga mampu meneruskan tongkat estafet pembangunan Indonesia di masa yang akan datang. Langkah-langkah kongkret pemkot dalam pencegahan peredaran narkoba terus dilakukan. Diantaranya sosialisasi di sekolah baik tingkat SMP maupun SMA, melakukan sidak dan tes urine, menggandeng BNN dan Kesbangpol dalam melakukan assesment kepada para pelajar yang beresiko tinggi untuk menyalahgunakan obat-obatan,” terang Saelany.
Dalam kegiatan Goes to School dilanjutkan deklarasi bersama Anti narkoba, penandatanganan pakta integritas dan dialog interaktif Walikota dengan warga SMP Negeri 5 Pekalongan. Pada kesempatan tersebut, Walikota juga menekankan pentingnya pendidikan karakter kepada siswa di sekolah.
“Pendidikan karakter yang ditanamkan kepada anak didik mutlak diperlukan dikarenakan dalam membangun Indonesia khususnya Kota Pekalongan tidak hanya dituntut membentuk siswa menjadi sekedar pintar saja, melainkan juga benar dalam hal ini juga memiliki akhlak yang baik (akhlaqul karimah) sehingga sekolah harus sangat akrab dengan program pendidikan karakter,” jelas Saelany.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Negeri 5 Kota Pekalongan, Qurratiani, S.Si mengucapkan terimakasih adanya kegiatan Walikota Goes to School yang pada kesempatan kali ini di SMP Negeri 5 Kota Pekalongan sebagai bentuk motivasi kepada anak-anak didiknya untuk menjauhi narkoba.
“Alhamdulillah kami sangat berterimakasih dengan kehadiran Walikota ke SMP Negeri 5 untuk memotivasi anak-anak dalam menguatkan perannya dalam upaya anti narkoba. Anak-anak ini masih dalam transisi dimana jika salah jalan akan menjadi korban narkoba selanjutnya. Harapannya anak semakin semangat untuk tidak terlibat dalam kasus narkoba. Disamping dari pembinaan wali murid dan guru BK, kami juga telah melakukan strategi untuk perang melawan narkoba seperti program penguatan agar tidak terjerat narkoba, pemutaran film penyalahgunaan narkoba, dan sidak tes urin beberapa waktu lalu bekerjasama dengan BNN dan Kantor Kesbangpol setempat,” papar Ani.
PRINT +
DOWNLOAD PDF