Gaspol! Percepatan Vaksinasi Booster Terus Dikebut

Kota Pekalongan - Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk seluruh kalangan masyarakat terus dipercepat. Selain vaksinasi reguler dosis 1 dan dosis 2 yang terus dikebut, vaksinasi dosis 3 atau yang lebih dikenal sebagai "vaksin booster" juga terus diupayakan percepatannya oleh Pemerintah Kota Pekalongan.
Walikota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid, mengaku bahwa, target vaksinasi di Bulan Ramadhan ini memang masih berat, mengingat sebagian masyarakat masih merasa khawatir jika nantinya ada efek samping yang mungkin akan menyebabkan yang bersangkutan tidak kuat dan akhirnya batal puasanya.
“Kita kemarin sudah di angka 70 persen untuk vaksin booster, dan mudah-mudahan karena di Bulan Puasa ini kita sudah survei di beberapa lokasi gerai vaksin bahwa, peminat atau antusias warga untuk vaksin agak berkurang,” tutur Aaf.
Pihaknya berharap, hingga akhir Bulan Mei 2022 mendatang, target vaksinasi booster Kota Pekalongan sebesar 90 persen bisa tercapai. Lanjutnya, Pemerintah Kota Pekalongan terus bersinergi dengan sejumlah instansi terkait seperti TNI/Polri untuk bisa melayani vaksinasi kepada masyarakat yang belum divaksin, salah satunya dengan membuka gerai-gerai vaksinasi di sejumlah pusat perbelanjaan.
“Kita kebut dan gaspol terus bersama Pak Kapolres, Pak Dandim dengan memberikan pelayanan vaksinasi di gerai-gerai vaksin terutama di mall-mall yang saat ini sudah mulai ramai dipadati masyarakat untuk berbelanja kebutuhan selama Ramadhan maupun menjelang Lebaran. Mudah-mudahan semuanya bisa mencapai target sampai 90 persen, supaya kita bisa lebih tenang dan merasa aman dari penularan virus Covid-19 ini tetapi harus tetap menjalankan protokol kesehatan,” pungkasnya.
(Tim Komunikasi Publik Dinkominfo Kota Pekalongan)
Walikota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid, mengaku bahwa, target vaksinasi di Bulan Ramadhan ini memang masih berat, mengingat sebagian masyarakat masih merasa khawatir jika nantinya ada efek samping yang mungkin akan menyebabkan yang bersangkutan tidak kuat dan akhirnya batal puasanya.
“Kita kemarin sudah di angka 70 persen untuk vaksin booster, dan mudah-mudahan karena di Bulan Puasa ini kita sudah survei di beberapa lokasi gerai vaksin bahwa, peminat atau antusias warga untuk vaksin agak berkurang,” tutur Aaf.
Pihaknya berharap, hingga akhir Bulan Mei 2022 mendatang, target vaksinasi booster Kota Pekalongan sebesar 90 persen bisa tercapai. Lanjutnya, Pemerintah Kota Pekalongan terus bersinergi dengan sejumlah instansi terkait seperti TNI/Polri untuk bisa melayani vaksinasi kepada masyarakat yang belum divaksin, salah satunya dengan membuka gerai-gerai vaksinasi di sejumlah pusat perbelanjaan.
“Kita kebut dan gaspol terus bersama Pak Kapolres, Pak Dandim dengan memberikan pelayanan vaksinasi di gerai-gerai vaksin terutama di mall-mall yang saat ini sudah mulai ramai dipadati masyarakat untuk berbelanja kebutuhan selama Ramadhan maupun menjelang Lebaran. Mudah-mudahan semuanya bisa mencapai target sampai 90 persen, supaya kita bisa lebih tenang dan merasa aman dari penularan virus Covid-19 ini tetapi harus tetap menjalankan protokol kesehatan,” pungkasnya.
(Tim Komunikasi Publik Dinkominfo Kota Pekalongan)
PRINT +
DOWNLOAD PDF