Edukasi Digital, Relawan TIK Bekali Siswa Bijak Bermedia Sosial

Edukasi Digital, Relawan TIK Bekali Siswa Bijak Bermedia Sosial
Kota Pekalongan – Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Kota Pekalongan bersama Forum Anak Kota Batik, Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA), Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kota Pekalongan, serta Institut Widya Pratama (IWIMA) menggelar program Goes to School untuk membekali peserta didik baru jenjang SMP dan MTs dengan pemahaman literasi digital.
Ketua Relawan TIK Kota Pekalongan sekaligus dosen Institut Widya Pratama (IWIMA) Pekalongan, Moh Rifqi Maulana, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya penggunaan media sosial secara bijak, aman, dan bertanggung jawab. Materi yang diberikan meliputi bahaya cyberbullying, dampak negatif media sosial, hingga etika dalam berinteraksi di ruang digital.
"Kami berharap anak-anak memiliki dampak yang positif ketika bermedia sosial. Mereka bisa lebih bijaksana dalam berkomentar maupun mengunggah konten, sehingga terhindar dari berbagai pengaruh negatif media digital," ujarnya disela-sela memberikan materi pada kegiatan MPLS hari kedua di SMP Negeri 6 Kota Pekalongan, Selasa (14/7/2026).
Menurut Rifqi, meningkatnya kasus cyberbullying menjadi salah satu alasan utama kegiatan ini terus digencarkan. Melalui edukasi sejak dini, para siswa diharapkan memahami batasan perilaku yang baik di media sosial, termasuk cara memberikan komentar yang santun dan menghargai orang lain.
Pelaksanaan program dilakukan secara bertahap di sejumlah sekolah. Pada Selasa (14/7/2026), tim Relawan TIK diterjunkan secara paralel ke SMP Negeri 6 Pekalongan, MTs Al-Muttaqin Medono, dan SMP Negeri 2 Pekalongan. Kegiatan dilanjutkan pada Rabu (15/7/2026) di SMP Negeri 13 Kota Pekalongan serta Kamis (16/7/2026) di SMP Negeri 1 Kota Pekalongan.
Rifqi menambahkan, program Goes to School telah rutin dilaksanakan selama tiga tahun terakhir dengan menyasar sekolah-sekolah yang berbeda setiap tahunnya.
"Melalui kolaborasi lintas instansi ini, diharapkan semakin banyak pelajar Kota Pekalongan yang memiliki kemampuan literasi digital yang baik, beretika dalam bermedia sosial, serta mampu menjadi generasi yang cakap dan bertanggung jawab di era digital,"tukasnya.
(Tim Liputan Kominfo/Dian)
Kota Pekalongan – Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Kota Pekalongan bersama Forum Anak Kota Batik, Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA), Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kota Pekalongan, serta Institut Widya Pratama (IWIMA) menggelar program Goes to School untuk membekali peserta didik baru jenjang SMP dan MTs dengan pemahaman literasi digital.
Ketua Relawan TIK Kota Pekalongan sekaligus dosen Institut Widya Pratama (IWIMA) Pekalongan, Moh Rifqi Maulana, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya penggunaan media sosial secara bijak, aman, dan bertanggung jawab. Materi yang diberikan meliputi bahaya cyberbullying, dampak negatif media sosial, hingga etika dalam berinteraksi di ruang digital.
"Kami berharap anak-anak memiliki dampak yang positif ketika bermedia sosial. Mereka bisa lebih bijaksana dalam berkomentar maupun mengunggah konten, sehingga terhindar dari berbagai pengaruh negatif media digital," ujarnya disela-sela memberikan materi pada kegiatan MPLS hari kedua di SMP Negeri 6 Kota Pekalongan, Selasa (14/7/2026).
Menurut Rifqi, meningkatnya kasus cyberbullying menjadi salah satu alasan utama kegiatan ini terus digencarkan. Melalui edukasi sejak dini, para siswa diharapkan memahami batasan perilaku yang baik di media sosial, termasuk cara memberikan komentar yang santun dan menghargai orang lain.
Pelaksanaan program dilakukan secara bertahap di sejumlah sekolah. Pada Selasa (14/7/2026), tim Relawan TIK diterjunkan secara paralel ke SMP Negeri 6 Pekalongan, MTs Al-Muttaqin Medono, dan SMP Negeri 2 Pekalongan. Kegiatan dilanjutkan pada Rabu (15/7/2026) di SMP Negeri 13 Kota Pekalongan serta Kamis (16/7/2026) di SMP Negeri 1 Kota Pekalongan.
Rifqi menambahkan, program Goes to School telah rutin dilaksanakan selama tiga tahun terakhir dengan menyasar sekolah-sekolah yang berbeda setiap tahunnya.
"Melalui kolaborasi lintas instansi ini, diharapkan semakin banyak pelajar Kota Pekalongan yang memiliki kemampuan literasi digital yang baik, beretika dalam bermedia sosial, serta mampu menjadi generasi yang cakap dan bertanggung jawab di era digital,"tukasnya.
(Tim Liputan Kominfo/Dian)
PRINT +
DOWNLOAD PDF