Disperinaker Pertemukan UMKM dengan Perbankan Guna Tingkatkan Pemasaran

Kota Pekalongan, Info Publik - Dalam rangka meningkatkan pengembangan ekonomi dan pemasaran dari sektor Usaha Menengah, Kecil dan Mikro (UMKM), Pemkot Pekalongan melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja bekerja sama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menggelar kegiatan Temu Bisnis bagi pelaku UMKM dengan lembaga keuangan atau penbankan di Gedung PKK Kota Pekalongan, Rabu (07/11).

 

Tema yang diambil dalam kegiatan ini "Dengan Temu Bisnis Kita Tingkatkan Akses Pemasaran" yang melibatkan UMKM yang merupakan start up (para pengusaha pemula) yang menjadi mitra binaan Disperinaker Kota Pekalongan.

 

Kepala Disperinaker Kota Pekalongan, Slamet Haryadi menjelaskan kegiatan temu bisnis dalam rangka mempertemukan para pelaku UMKM baik usaha makanan,minuman, tekstil dengan pihak lembaga keuangan atau perbankan.

 

"Melalui kegiatan ini, para pelaku UMKM diharapkan memiliki kemudahan akses ke lembaga keuangan atau perbankan untuk mengembangkan bisnisnya. Mereka ini nantinya bisa menjadi IKM-IKM binaan dari perbankan. Mereka bisa paham bagaimana mengurus perijinan, meningkatkan inovasi dalam usahanya, dan peluang untuk pengembangan usahanya," kata Slamet.

 

Slamet menambahkan pihaknya telah bekerjasama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dalam mendampingi mitra binaan yang sudah dilatih dan diberi pengarahan secara door to door guna membekalinya dunia marketing melalui media sosial seperti Bukalapak dan lain-lain.

 

Lebih lanjut lagi, Slamet menerangkan UMKM di Pekalongan sering terkendala dalam pemasaran produknya. Mereka dapat menghasilkan produk tetapi kadang kesulitan memasarkan hasilnya karena minimnya jaringan pemasaran. Temu bisnis ini dapat menjadi sarana untuk memperluas pemasaran.

 

Sementara itu, Walikota Pekalongan, M. Saelany Machfudz yang turut hadir dan membuka acara menyambut baik kegiatan temu bisnis ini. Kegiatan ini dapat memfasilitasi kebutuhan UMKM di Kota Pekalongan terkait dengan pemasaran produk.

Harapannya Kota Pekalongan dapat mencontoh keberhasilan Pasar Tegal Gubug Cirebon yang menjadi barometer perekonomian seperti mencontoh manajemen yang baik.

 

"Temu Bisnis ini tidak hanya sebagai ajang silaturahmi saja melainkan sebagai wadah untuk saling bertukar informasi bagi para pelaku UMKM dan perbankan dalam menjalin kerjasama untuk pengembangan usaha dan perekonomian di Kota Pekalongan. Dengan adanya lembaga keuangan atau perbankan, bank dapat memfasilitasi permodalan bagi pelaku UMKM sehingga dapat tumbuh dan berkembang bersama memajukan Kota Pekalongan", ucap Walikota.

 

Pemateri dalam kegiatan temu bisnis ini berasal dari Dinas Perijinan, Akademisi dari Universitas Pekalongan, dan Pengelola Pasar Tegal Gubug Cirebon.

(Tim Komunikasi Publik Dinkominfo Kota Pekalongan)