Dinperpa Salurkan Bantuan Sayur dan Buah Untuk Penanganan Stunting

Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan melalui Dinas Pertanian dan Pangan (Dinperpa) dan DPRD Kota Pekalongan menyerahkan bantuan buah dan sayur untuk penanggulangan stunting di Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan.

Kepala Dinperpa, Drs Muadi MSi bersama Komisi C DPRD Kota Pekalongan, Faisol Khannan dan Bowo Leksonomenyerahkan bantuan secara langsung kepada Camat Pekalongan Timur, Darminto SIP MM di kecamatan setempat, Rabu (28/12/2022). 

Muadi mengungkapkan bahwa kegiatan ini dalam rangka program intervensi penanganan stunting sekaligus sosialisasi penanganan dampak stunting. "Angka Pola Pangan Harapan (PPH) di Kota Pekalongan ini menunjukkan bahwa tingkat konsumsi sayur masyarakat Kota Pekalongan rendah sedangkan konsumsi protein dari telur, ikan, dan daging sudah mencukupi," terang Muadi. 

Selain untuk penanganan stunting kegiatan ini untuk mendorong masyarakat agar semakin giat mengonsumsi sayur. Sebagai ketua germas konsumsi buah dan sayur, Muadi ingin meningkatkan skor PPH dalah hal konsumsi buah dan sayur. "Hari ini hasil dari panen sayur dan buah dari Dinperpa, KWT, dan KRPL di Kota Pekalongan diserahkan untuk Kecamatan Pekalongan Timur agar didistribusikan ke kelurahan melalui PKK untuk penanganan stunting," jelas Muadi. 

Muadi berharap melalui bantuan ini dapat berimbas ke penanganan stunting.Ke depannya harapannya kegiatan ini juga berkelanjutan untuk kecamatan lainnya di Kota Pekalongan. 

Sementara itu, Camat Pekalongan Timur, Darminto menyampaikan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan dan pihaknya akan menyalurkan ke orang yang berhak menerima. "Tujuan bantuan ini untuk membantu penanganan stunting, nanti akan kami salurkan melalui kelurahan atau PKK," kata Darminto.

Diharapkan Darminto, bantuan ini bisa rutin dilakukan sehingga bisa membantu pihaknya menangani stunting. "Harapannya dengan bantuan ini bisa mengurangi beban PKK karena dana penanganan stunting terbatas. Ada bantuan sayur dan buah ini membantu teman-teman di lapangan dan anak-anak yang kekurangan mengonsumsi buah dan sayur," pungkas Darminto.