Dinperinaker Fasilitasi Walk In Interview Loker Perusahaan Ekspress Logistik

Kota Pekalongan - Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) setempat terus berupaya menyerap para pencari kerja (pencaker) di Kota Pekalongan. Hal ini dilakukan dengan terus menyampaikan informasi lowongan kerja kepada masyarakat dan memfasilitasi untuk proses rekrutmen Walk In Interview calon tenaga kerja salah satu perusahaan ekspress logistik, yakni PT Tri Adi Bersama (Anteraja), bertempat di Aula Dinperinaker setempat, Selasa (10/5/2022).

Kepala Dinperinaker Kota Pekalongan, Dr Sri Budi Santoso (SBS) mengungkapkan bahwa, hari ini  Dinperinaker Kota Pekalongan bekerjasama memfasilitasi PT Anteraja, perusahaan ekspedisi yang telah dua tahun beroperasi di Kota Pekalongan dalam mencari calon tenaga kerjanya. Pihaknya menyebutkan, berdasarkan data dari perusahaan tersebut, volume pengiriman usaha tekstil ataupun produk lainnya di Jawa Tengah yang dikirim melalui Anteraja paling banyak didominasi dari Kota Pekalongan. Sehingga, mereka membutuhkan tambahan tenaga kerja dan meminta bantuan ke Dinperinaker Kota Pekalongan untuk memfasilitasi tempat dan sarana dalam pelaksanaan proses rekrutmen calon tenaga kerjanya.

“Hari ini satu hari setelah masuk kerja pasca libur lebaran, kami fasilitasi Anteraja untuk melakukan proses seleksi tenaga kerja untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja mereka. Hal ini juga dipandang bagus, karena menurut mereka pengiriman terbanyak di Jawa Tengah  bagi mereka dari Kota Pekalongan, sehingga mereka membutuhkan tambahan tenaga kerja hampir setiap bulan,” tutur SBS.

Pihaknya berharap, dengan pelaksanaan rekrutmen ini, kegiatan ini bisa menjadi hal yang positif dan dimanfaatkan oleh angkatan kerja di Kota Pekalongan untuk bisa memasuki lapangan pekerjaan, sehingga bisa mengurangi angka pengangguran di Kota Pekalongan sekaligus menunjukkan industri pengolahan tekstil di Kota Batik ini terus berkembang. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya pengiriman-pengiriman barang terutama tekstil dari Kota Pekalongan yang mayoritas dari transaksi-transaksi online. Menurutnya, sejauh ini upaya Dinperinaker dalam membantu masyarakat Kota Pekalongan untuk mencari lapangan pekerjaan diantaranya, melalui menginformasikan lowongan-lowongan pekerjaan dengan mempertemukan perusahaan-perusahaan yang tengah melakukan proses rekrutmen dengan calon tenaga kerja. Sementara, di satu sisi dari calon tenaga kerja juga terus diinformasikan lowongan pekerjaan yang tersedia baik melalui media sosial maupun ditempel di papan informasi di Kantor Dinperinaker setempat.

“Masyarakat yang tengah mencari kerja harus pro-aktif  dan jangan pasif dalam mencari informasi-informasi lowongan pekerjaan yang ada. Jika ada kesempatan seleksi yang bekerjasama dengan Dinperinaker Kota Pekalongan, kami akan fasilitasi dan sampaikan, disamping menyiapkan diri, tentu mereka perlu membekali dirinya baik melalui pelatihan mandiri maupun pelatihan skill yang disediakan di Balai Latihan Kerja (BLK) setempat,” jelasnya.

Sementara itu, Human Capital (HC) PT Anteraja Pusat, Ardiansyah menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Dinperinaker Kota Pekalongan yang telah membantu proses rekrutmen PT Anteraja. Menurutnya, sejauh ini animo pendaftar atau calon tenaga kerja Kota Pekalongan yang melamar rekrutmen ini luar biasa. Pihaknya menyebutkan, sejak pagi tadi sudah ada beberapa kandidat yang melamar lowongan pekerjaan ini untuk mengisi posisi mitra satria (kurir). 

“Saat ini Anteraja sesuai backgroundnya sebagai perusahaan ekspress logistik bergerak dalam pengantaran (delievery) barang, dimana lowongan yang banyak dibuka adalah posisi kurir. Posisi kurir ini jobdesknya melakukan pengantaran barang dan pengambilan barang ke konsumen (buyer),” kata Ardi.

Disebutkan Ardi, dalam proses walk in interview ini dilakukan sistem one day hiring, dari proses  pelamar melakukan registrasi online di website yang sudah disediakan, mengerjakan tes online, interview dengan perusahaan, hingga hasil rekrutmen bisa diketahui lolos/tidaknya dilakukan dalam satu hari penuh. Untuk penyerapan calon tenaga kerja, pihaknya mengaku memang sangat membutuhkan banyak tenaga kerja, terutama di Kota dan Kabupaten Pekalongan. Sejak walk in interview digelar pukul 09.00 hingga 11.00 WIB sudah ada puluhan orang yang melamar.

“Setelah itu, baru akan kami panggil untuk melakukan penandatanganan pekerjaan. Penandatangan pekerjaan itu pun juga sudah online lewat email masing-masing pelamar baik untuk lokasi penempatan kerja, kapan mulai berangkat kerja, dan sebagainya. InshaAllah untuk proses rekrutmen serupa bisa jadi akan dibuka kembali dan akan diinformasikan bekerjasama dengan Dinperinaker Kota Pekalongan,” tandasnya.


(Tim Komunikasi Publik Dinkominfo Kota Pekalongan)