Dinkes Kota Pekalongan Fokus Lindungi Ibu Hamil, Nifas, dan Pasien Penyakit Kronis di Tengah Banjir

Kota Pekalongan - Dinas Kesehatan Kota Pekalongan memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan di lokasi pengungsian banjir, seperti ibu hamil, ibu nifas, lansia, serta pasien dengan penyakit kronis.
Hal ini disampaikan Kepala Dinkes Kota Pekalongan, Puji Winarti melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit setempat, dr. Dita Rasnasuri. Ia menuturkan pemantauan kesehatan ibu hamil dan nifas menjadi prioritas karena kondisi pengungsian berisiko membuat kesehatan mereka tidak terpantau secara optimal.
Bagi warga yang kesulitan dievakuasi, Dinkes mengoordinasikan rujukan ke Puskesmas Bendan dengan dukungan mobilitas tinggi dan koordinasi lintas sektor. Selain itu, evakuasi juga dilakukan terhadap pasien stroke. Seiring berkurangnya jumlah pengungsi di beberapa titik, kondisi kesehatan warga dinilai mulai lebih terkendali.
“Kami terus berupaya memastikan seluruh pengungsi, khususnya kelompok rentan, mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai,” katanya.
Lebih lanjut, ia berharap banjir segera surut agar pelayanan kesehatan bisa kembali optimal di wilayah masing-masing dan warga dapat menjalani pemulihan pascabanjir dengan kondisi kesehatan yang lebih baik.
(Tim Liputan Dinkominfo/dea)
PRINT +
DOWNLOAD PDF