Dinkes Bekali Para Kader Posbindu PTM

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekalongan mengadakan Workshop Kader Pelayanan Posbindu Penyakit Tidak Menular (PTM) di Ruang Muria Hotel Howard Johnson Kota Pekalongan, beberapa waktu lalu. Kegiatan ini termasuk salah satu bentuk pembinaan bagi kader Posbindu dimana kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui tentang PTM, faktor risiko, dampak, dan pengendalian PTM serta mampu melaksanakan kegiatan Posbindu PTM di Kota Pekalongan.
Posbindu PTM merupakan peran serta masyarakat dalam melakukan kegiatan deteksi dini dan pemantauan faktor risiko PTM utama yang dilaksanakan secara terpadu, rutin, dan periodik. Faktor risiko PTM meliputi merokok, konsumsi minuman beralkohol, pola makan tidak sehat, kurang aktifitas fisik, obesitas, stres, hipertensi, hiperglikemi, hiperkolesterol serta menindak lanjuti secara dini faktor risiko yang ditemukan melalui konseling kesehatan dan segera merujuk ke fasilitas pelayanan kesehatan dasar.
Kepala Dinkes Kota Pekalongan, Slamet Budiyanto mengungkapkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh perwakilan kader Posbindu se-Kota Pekalongan sejumlah 37 orang.
"Workshop akan dilaksanakan selama 2 hari mulai tanggal 30 sampai 31 Agustus 2023. Narasumber dalam kegiatan ini adalah Dinkes provinsi Jawa tengah dan dari organisasi profesi kesehatan," terang Budi.
Posbindu PTM merupakan peran serta masyarakat dalam melakukan kegiatan deteksi dini dan pemantauan faktor risiko PTM utama yang dilaksanakan secara terpadu, rutin, dan periodik. Faktor risiko PTM meliputi merokok, konsumsi minuman beralkohol, pola makan tidak sehat, kurang aktifitas fisik, obesitas, stres, hipertensi, hiperglikemi, hiperkolesterol serta menindak lanjuti secara dini faktor risiko yang ditemukan melalui konseling kesehatan dan segera merujuk ke fasilitas pelayanan kesehatan dasar.
Kepala Dinkes Kota Pekalongan, Slamet Budiyanto mengungkapkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh perwakilan kader Posbindu se-Kota Pekalongan sejumlah 37 orang.
"Workshop akan dilaksanakan selama 2 hari mulai tanggal 30 sampai 31 Agustus 2023. Narasumber dalam kegiatan ini adalah Dinkes provinsi Jawa tengah dan dari organisasi profesi kesehatan," terang Budi.
PRINT +
DOWNLOAD PDF