Dindik Kota Pekalongan Perkuat Budaya Sekolah Aman dan Nyaman

Dindik Kota Pekalongan Perkuat Budaya Sekolah Aman dan Nyaman 

Kota Pekalongan – Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Pekalongan terus memperkuat upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik. Langkah tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut diterbitkannya Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman.

Kepala Dindik Kota Pekalongan, Mabruri, menjelaskan bahwa regulasi tersebut menjadi pedoman bagi seluruh satuan pendidikan dalam membangun budaya sekolah yang tidak hanya fokus pada proses pembelajaran, tetapi juga memastikan seluruh warga sekolah merasa aman dan terlindungi.

"Budaya sekolah aman dan nyaman mencakup berbagai aspek yang harus dipenuhi oleh sekolah. Mulai dari perlindungan fisik melalui penyediaan sarana dan prasarana yang layak, ketersediaan air bersih, hingga jaminan keamanan pangan di kantin sekolah,"terangnya saat dikonfirmasi Kamis (4/6/2026).

Selain itu, kata Mabruri, sekolah juga perlu memperhatikan aspek psikologis dan sosiokultural agar peserta didik merasa diterima, dihargai, dan dapat berkembang dalam lingkungan yang positif. Tidak kalah penting, pemenuhan kebutuhan spiritual warga sekolah juga menjadi bagian dari indikator sekolah yang aman dan nyaman.

“Sekolah harus menjadi tempat yang membuat anak merasa nyaman untuk belajar, berinteraksi, dan mengembangkan potensinya secara optimal. Penerapan budaya sekolah aman dan nyaman diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih inklusif, ramah anak, dan mendukung pencapaian kualitas pendidikan di Kota Pekalongan,"tukasnya.


(Tim Liputan Kominfo/Dian)