Deteksi Dini Beragam Penyakit, Lapas Pekalongan Gelar Medical Check Up Bagi WBP

Kota Pekalongan — Dalam upaya menjaga dan memantau kondisi kesehatan para warga binaan, Lapas Kelas IIA Pekalongan bekerja sama dengan Klinik Utama Laboratorium Medilab Pekalongan menggelar kegiatan pemeriksaan kesehatan (medical check up) bagi kelompok rentan, Rabu (5/11/2025) siang. Pemeriksaan berlangsung di Klinik Pratama Lapas Kelas IIA Pekalongan dan diikuti dengan antusias oleh warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang termasuk dalam kategori lanjut usia (lansia) serta mereka yang memerlukan perawatan khusus.
 
Sebanyak tujuh orang warga binaan menjalani pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh oleh tim medis dari Laboratorium Medilab. Pemeriksaan tersebut meliputi pengecekan kadar gula darah, kolesterol total, HDL, LDL, trigliserida, asam urat, ureum, kreatinin, SGOT, dan SGPT. Tes-tes ini dilakukan untuk memantau fungsi organ tubuh, mendeteksi dini penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi, gangguan hati, dan ginjal yang sering dialami kelompok usia lanjut.
 
Perawat Lapas Kelas IIA Pekalongan, Supriyono, menjelaskan bahwa, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Lapas untuk menghadirkan layanan kesehatan terbaik bagi seluruh warga binaan. 
 
"Pelayanan kesehatan ini merupakan upaya Lapas Kelas IIA Pekalongan untuk memberikan layanan terbaik serta memantau kondisi kesehatan warga binaan secara berkala. Dengan pemeriksaan rutin, kami dapat mendeteksi secara dini risiko maupun perkembangan penyakit yang umum dialami oleh kelompok rentan,” terangnya.
 
Lebih lanjut, Supriyono menegaskan bahwa, hasil pemeriksaan laboratorium nantinya akan ditindaklanjuti dengan pemberian perawatan dan pengobatan sesuai dengan hasil diagnosa masing-masing individu. Warga binaan yang membutuhkan pengawasan khusus juga akan dimasukkan dalam daftar monitoring kesehatan berkala oleh tim medis Lapas.
 
Kegiatan pemeriksaan kesehatan rutin ini sekaligus menjadi bentuk sinergi antara Lapas Pekalongan dengan instansi layanan kesehatan di luar lembaga pemasyarakatan. 
 
"Dengan kerja sama yang berkelanjutan, diharapkan kualitas kesehatan warga binaan tetap terjaga, serta risiko penyakit serius dapat diminimalisasi sejak dini,"harapnya.
 
Lebih lanjut, ia menjelaskan, Lapas Kelas IIA Pekalongan terus berupaya memastikan hak-hak dasar warga binaan, termasuk hak memperoleh layanan kesehatan yang layak, terpenuhi dengan baik. 
 
"Melalui pemeriksaan rutin seperti ini, kami ingin membangun kesadaran pentingnya menjaga pola hidup sehat di lingkungan pemasyarakatan, sekaligus mendukung program Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mewujudkan Pemasyarakatan Sehat dan Bermartabat,"tukasnya.
 
 
(Tim Liputan Kominfo/Dian)