Dekranasda Pekalongan Perkuat UMKM Lewat Pembinaan, Promosi, dan Penataan Showroom

Dekranasda Pekalongan Perkuat UMKM Lewat Pembinaan, Promosi, dan Penataan Showroom

Kota Pekalongan – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Pekalongan terus memperkuat pembinaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta perajin melalui pendampingan, promosi, dan pengembangan produk. Hingga Agustus 2026, tercatat 189 UMKM telah masuk dalam pembinaan Dekranasda, meningkat signifikan dibandingkan sekitar 40 UMKM pada 2021.

Hal ini disampaikan Ketua Dekranasda Kota Pekalongan, Inggit Soraya pada kegiatan rapat koordinasi di aula Kantor Dindagkop-UKM setempat, Rabu (19/8/2026). Perkembangan tersebut menjadi salah satu bahan evaluasi dalam rapat koordinasi Dekranasda Kota Pekalongan yang membahas pelaksanaan program Januari hingga Agustus 2026 sekaligus mematangkan agenda kegiatan September hingga akhir tahun.

Inggit mengungkapkan, evaluasi dilakukan tidak sekadar untuk memastikan program berjalan sesuai rencana, tetapi juga melihat dampaknya terhadap perkembangan UMKM di Kota Pekalongan.

“Harapannya kegiatan yang sudah terprogram bisa dilaksanakan semuanya dengan baik. Tidak hanya dilaksanakan di lapangan, tetapi juga ada imbas atau efek yang positif untuk UMKM Kota Pekalongan,” ungkapnya.

Selain evaluasi program, Dekranasda kini memfokuskan perhatian pada renovasi dan penataan interior showroom Dekranasda. Penataan yang mulai dilakukan pada Agustus tersebut ditargetkan selesai sekitar November 2026.

Showroom tersebut didorong menjadi ruang yang lebih representatif untuk menampilkan sekaligus mempromosikan produk UMKM dan perajin Kota Pekalongan. Konsep interior dan perencanaannya telah disiapkan, dengan tetap membuka masukan dari pemerintah, organisasi perangkat daerah (OPD), mitra, maupun masyarakat agar showroom dapat memberikan manfaat yang lebih optimal.

“Dekranasda ini butuh support dan bantuan dari semuanya, dari pemerintah, OPD terkait, mitra, dan juga masyarakat untuk bisa mengembangkan Dekranasda Kota Pekalongan sebagai wadah UMKM atau perajin,” ujarnya.

Ia menambahkan, peningkatan jumlah UMKM binaan menunjukkan semakin luasnya jangkauan pembinaan Dekranasda. Pada 2021, jumlah UMKM yang dibina sekitar 40 pelaku usaha, kemudian meningkat menjadi sekitar 140 UMKM pada tahun sebelumnya, hingga mencapai 189 UMKM pada Agustus 2026.

Ke depan, pihaknya mendorong UMKM binaan agar semakin aktif memanfaatkan pembinaan dan fasilitasi promosi yang diberikan. Pengembangan tidak hanya diarahkan pada peningkatan kualitas produk, tetapi juga mencakup kemasan dan perluasan pemasaran.

“Kita berharap banyak UMKM ini bisa mulai lebih aktif di Dekranasda. Dari Dekranasda akan selalu memberikan pembinaan dan kita juga membantu mempromosikan produk-produknya,” sambungnya.

Melalui penguatan pembinaan dan penataan showroom, Dekranasda Kota Pekalongan diharapkan semakin optimal menjadi wadah pengembangan UMKM dan perajin lokal, sekaligus membuka ruang promosi yang lebih luas bagi produk-produk unggulan daerah.

(Tim Liputan Dinkominfo/Dea/Saif)