Dapatkan Data Melalui pusaka.pekalongankota.go.id

Kota Pekalongan, Info Publik - Pusaka.pekalongankota.go.id berisi Kota Pekalongan dalam angka, berbagai data dan informasi terpilih seputar Kota Pekalongan yang dianalisis untuk membantu pengguna data dalam memahami perkembangan pembangunan serta potensi yang ada di Kota Pekalongan berdasarkan data Kota Pekalongan. Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kota Pekalongan gencar menyuarakan budaya sadar data kepada masyarakat Kota Pekalongan untuk membangun kota yang lebih tertata.
Dinkominfo Kota Pekalongan menyelenggarakan Sosialisasi Layanan Statistik, Data, dan Informasi dengan mengusung tema Membangun Sumber Daya Sadar Data di Kelurahan Padukuhan Kraton, Kecamatan Pekalongan Barat, Kamis malam (22/11). Dinkominfo Kota Pekalongan menggandeng Badan Pusat Statistik (BPS) untuk bersinergi memberikan layanan statistik.
Sosialisasi dengan materi Masyarakat Paham Data Ikut Membangun Bangsa ini dipaparkan oleh Statistisi Muda Badan Pusat Statistik (BPS) Triyadi Anugerah Suharto, dengan dihadiri tokoh ulama, tokoh masyarakat, dan masyarakat Kelurahan Padukuhan Kraton.
Plt Kepala Dinkominfo Kota Pekalongan, Dr Sri Budi Santoso menjelaskan bahwa untuk membangun suatu daerah dibutuhkan data sebagai acuan seperti data terkait kesehatan, pendidikan, keamanan, dan pertahanan. Persoalan data bukanlah hal yang mudah, tentu ini menjadi alasan adanya BPS yang mengurus persoalan data. “Sosialisasi ini untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait data, melalui website pusaka.pekalongankota.go.id masyarakat bisa mengetahui data-data di Kota Pekalongan dalam angka. Ini bisa diakses oleh seluruh masyarakat Kota Pekalongan,” tutur SBS.
Dikatakan SBS, data sangat penting bagi pembangunan, kesadaran tentang data juga dibutuhkan. Dengan adanya data masyarakat mudah dipahamkan dengan kebijakan. “Saya berharap masyarakat Kota Pekalongan ikut dalam gerakan membangun sistem data yang bagus. Masyarakat harus turut menyuarakan pentingnya data. Komunitas dan organisasi yang menyuarakan anti hoax sudah banyak tetapi yang bergerak untuk menyuarakan sadar data ini perlu digali lagi,” terang SBS.
SBS menyuarakan mimpi Kota Pekalongan sebagai kota yang memiliki data yang bagus seperti Kabupaten Sleman yang sudah tertib data dan Kabupaten Magelang yang menerbitkan data setahun dua kali. “Kota Pekalongan sudah memiliki satu sistem data terpadu, ini menjadi langkah agar sinergi satu data dalam pembangun Kota Pekalongan. Mari bangun mimpi bersama tentang Kota Pekalongan yang memberikan atensi sebagai kota peduli data serta publik sadar dan peduli tentang data,” ajak SBS.
Statistisi Muda BPS, Triyadi Anugerah Suharto menyampaikan pemahaman mengenai data. Kebutuhan data ini harus didukung oleh masyarakat yang sadar data. “Saya minta masyarakat untuk bersinergi memberikan informasi yang valid kepada petugas BPS,” tukas Suharto.
(Tim Komunikasi Publik Dinkominfo Kota Pekalongan)
PRINT +
DOWNLOAD PDF