Ciptakan Relawan Profesional, Pekalongan Rescue Gandeng BPBD Gelar Simulasi

Kota Pekalongan - Guna menciptakan tenaga relawan yang terlatih dan profesional, Tim SAR Pekalongan Rescue menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekalongan melakukan Simulasi Tanggap Darurat Bencana di Kawasan Wisata Bahari Kota Pekalongan, Kamis (27/12).

 

Kegiatan simulasi  ini dalam rangka tasyakuran hari jadi Pekalongan Rescue ke-8 di malam hari dengan kegiatan doa bersama untuk korban tsunami di Banten dan Lampung, sedangkan di pagi hari diisi dengan kegiatan simulasi yang diikuti sekitar 35 orang peserta dari anggota relawan Pekalongan Rescue dan Satgas BPBD Kota Pekalongan.

 

Ketua Tim SAR Pekalongan Rescue, Aan mengatakan bahwa kegiatan simulasi ini memang rutin digelar sebagai upaya preventif dalam penanggulangan bencana pada tahap pencegahan dan kesiapsiagaan yang sekaligus memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat dalam hal mengurangi dampak dan resiko bencana khususnya bencana gempa dan tsunami.

 

"Kegiatan hari ini simulasi awalnya kita aktivitas seperti biasa di Kramatsari(markas Pekalongan rescue) tiba-tiba ada kabar terjadi gempa dan tsunami, anggota yg tadinya aktivitas seperti biasa langsung memposisikan diri, kumpul di posko dan dapat intruksi dari komandan langsung ke TKP, " kata Aan

 

Aan menjelaskan simulasi ini berupa pendirian posko induk bencana beserta strukturnya, evakuasi korban dari puing-puing  gedung, pertolongan korban di posko. Simulasi diadakan selama dua hari yakni 27-28 Desember 2018.

 

Menurut Aan, peserta yang mengikuti kegiatan simulasi ini sebagain telah terlatih dan sebagian pemula. Meskipun pemula, semangat mereka sungguh luar biasa. 

 

Pihaknya berharap Kota Pekalongan dapat terhindar dari bencana, semisal terjadi bencana, pemerintah, relawan, dan masyarakat harus telah siap siaga dan bersinergi bersama untuk menanganinya dan perlunya membangun lingkungan yg lebih sehat. Lebih lanjut, kata dia, jika terjadi, bencana, masyarakat sebaiknya segera lapor ke petugas terdekat, yang kemudian akan dikoordinasikan dengan tim SAR dan BPBD. 

 

Sementara itu, Imam Sulistyo selaku Satuan Tugas (Satga) dari BPBD Kota Pekalongan menyampaikan peranan relawan sangat membantu kinerja BPBD.

 

"Untuk kegiatan pelatihan dari komunitas dan relawan sangat positif karena BPBD terbantu kinerjanya oleh relawan-relawan yang ada di Pekalongan. Dengan pelatihan semacam ini, skill dan mental para relawan akan lebih terlatih dan terasah," ujar Imam.

 

Dikatakan Imam, sinergitas antara BPBD dan para relawan harus terus terjalin untuk menangani bencana.

 

(Tim Komunikasi Publik Dinkominfo Kota Pekalongan)