Cegah Stunting dengan Buka Kelas Parenting Holistik Integratif

Kota Pekalongan - Guna melakukan pencegahan dan penanganan stunting atau gizi buruk pada anak balita di Kelurahan Banyurip, Kecamatan Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan, pihak kelurahan dan instansi kesehatan setempat baik puskemas maupun dinas kesehatan menggelar Penyuluhan Kelas Parenting Holistik Integratif di Aula Kantor Kelurahan Banyurip, Rabu (5/8/2020).

Lurah Banyurip, Mustofa Hadi mengungkapkan bahwa dengan dilaksanakannya kelas parenting holistic integratif ini dan dilanjut praktek Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) serta didukung Pemberian Makan Tambahan (PMT) diharapkan dapat meminimalkan terjadinya kasus stunting khususnya di Kelurahan Banyurip. “Dengan demikian tentu akan dapat membantu menurunkan angka prevalensi stunting di Indonesia yang saat ini menempati urutan ke 4 di dunia,” tandas Mustofa.

Petugas Puskesmas Buaran, Erin menyampaikan bahwa penyuluhan ini merupakan agenda rutin dan agenda tahunan untuk memberikan pemahaman kepada warga tentang cara mencegah stunting atau gizi buruk. “Jadi kegiatan untuk memberikan pemahaman kepada ibu-ibu agar dapat mencegah balita dengan gizi buruk dan gizi kurang. Informasi yang disampaikan pada kegiatan ini yakni mengenai makanan yang harus diberikan kepada balita. Makanan yang diberikan harus tepat, tepat jumlahnya, tepat teksturnya, dan tepat gizinya,” terang Erin.

Dijelaskan Erin dalam pertemuan pasca adaptasi kebiasaan baru ini difokuskan pada pemahaman tentang parenting holistik integratif, yang selanjutnya pada pertemuan berikutnya akan diajarkan secara teknis pola asuh anak balita dalam memenuhi kebutuhan gizinya. “Ini tentang parenting dulu yang disampaikan, pada pertemuan selanjutnya mengenai PMBA dan PMT,” kata Erin.

Dengan adanya penyuluhan seperti ini diharapkan warga lebih paham dan dapat menerapkan pola asuh anak yang baik dan benar dalam hal pemberian gizi seimbang. Pasalnya banyak orang tua yang belum paham bahkan abai terhadap pencegahan stunting ini.

(Tim Komunikasi Publik Dinkominfo Kota Pekalongan)