Cegah Influenza, Warga Diimbau Jaga Imunitas dan PHBS

Cegah Influenza, Warga Diimbau Jaga Imunitas dan PHBS

Kota Pekalongan – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekalongan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit influenza, terutama di tengah kondisi musim kemarau yang masih berlangsung. Masyarakat diajak menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta menjaga daya tahan tubuh sebagai langkah pencegahan.

Kepala Dinkes Kota Pekalongan, Puji Winarti, menjelaskan bahwa, influenza merupakan infeksi virus yang menyerang sistem pernapasan. Ketika daya tahan tubuh kurang mampu menangkal virus, seseorang dapat mengalami sejumlah gejala seperti demam, batuk kering, sakit tenggorokan, nyeri otot dan sendi, badan pegal-pegal, sakit kepala, hingga kelelahan.

“Kalau sistem imun kita tinggi dan mampu menangkal virus tersebut, kita bisa tetap sehat. Karena itu, penting untuk menjaga daya tahan tubuh,” terang Puji saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (7/10/2026).

Menurutnya, kondisi kemarau panjang yang disertai kekeringan dan banyaknya debu di lingkungan juga dapat membuat masyarakat lebih rentan mengalami gangguan kesehatan. Meski demikian, kondisi influenza di Kota Pekalongan saat ini masih dalam kategori aman dan terkendali.

“Kasusnya fluktuatif, sedikit meningkat namun tidak besar. Kita masih aman-aman saja. Yang lebih kita tekankan adalah sosialisasi dan edukasi bagaimana mencegah virus tersebut,” ungkapnya.

Puji mengajak masyarakat menerapkan PHBS dalam aktivitas sehari-hari. Upaya tersebut antara lain menggunakan masker, terutama bagi masyarakat yang sedang mengalami gejala atau berada di lingkungan dengan banyak debu, menghindari kerumunan apabila sedang sakit, rajin mencuci tangan, mengonsumsi makanan bergizi seperti sayur dan buah, mencukupi kebutuhan air minum, serta melakukan aktivitas fisik secara rutin untuk membantu menjaga kebugaran tubuh.

Ia menambahkan, masyarakat yang mengalami gejala influenza masih dapat memperoleh penanganan di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama. Apabila kondisi belum membaik setelah lebih dari tiga hari, masyarakat dianjurkan memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat, termasuk puskesmas, agar dapat memperoleh pemeriksaan dan penanganan sesuai standar.

“Kalau lebih dari tiga hari belum sembuh, silakan datang ke pelayanan kesehatan terdekat, tentunya puskesmas. Nanti akan diperiksa dan diberikan obat-obatan sesuai standar,” jelasnya.

Puji juga mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga pola hidup sehat dan beristirahat cukup. Menurutnya, sebagian kasus dapat membaik dengan perawatan dan pemulihan yang baik, sementara sistem rujukan kesehatan dilakukan secara berjenjang sesuai kondisi pasien.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa, kondisi kekebalan masyarakat yang telah mendapatkan vaksinasi juga menjadi salah satu faktor perlindungan. Dengan cakupan vaksinasi yang telah diterima masyarakat, diharapkan kekebalan kelompok dapat membantu menekan risiko penyakit menjadi lebih berat maupun penyebaran lebih luas.

“Alhamdulillah, untuk Kota Pekalongan masih aman. Jadi masyarakat tidak perlu panik, tetapi tetap waspada dan menjaga kesehatan,” pungkasnya.

(Tim Liputan Kominfo/Dian)