BPS Gelar Pelatihan Petugas Pendataan Lengkap Sensus Ekonomi 2026 Gelombang II

BPS Gelar Pelatihan Petugas Pendataan Lengkap Sensus Ekonomi 2026 Gelombang II

Kota Pekalongan – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pekalongan menggelar Pembukaan Pelatihan Petugas Pendataan Lengkap Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) Gelombang II di Hotel ASTON Syariah Pekalongan, Senin (8/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan Pendataan Lengkap Sensus Ekonomi 2026 yang akan dilaksanakan di seluruh wilayah Kota Pekalongan.

Pembukaan pelatihan dilakukan oleh Didik Nursetyohadi, M.Agb., Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Jawa Tengah sekaligus Ketua Tim Ekonomi dan Analisis BPS Provinsi Jawa Tengah. Didik menegaskan bahwa petugas lapangan memiliki peran penting sebagai ujung tombak keberhasilan Sensus Ekonomi 2026. Menurutnya, kualitas data yang dihasilkan sangat bergantung pada kemampuan petugas dalam melakukan pendataan secara akurat, lengkap, dan sesuai metodologi yang telah ditetapkan.

"Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya Bagian Prokompim Setda Kota Pekalongan, DPK APINDO Kota Pekalongan, HIPMI, GAPENSI, PHRI, serta Polres Pekalongan Kota. Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan dukungan dan sinergi dalam menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026,"terangnya.

Kepala Subbagian (Kasubbag) Umum BPS Kota Pekalongan, sekaligus Ketua penyelenggara, Ali Fahrudin melaporkan, pelatihan diikuti oleh 251 mitra statistik yang terdiri dari 30 Petugas Pengawas/Pemeriksa Lapangan (PML) dan 221 Petugas Pendataan Lapangan (PPL). Mereka akan bertugas melakukan pendataan berbagai unit usaha di seluruh wilayah Kota Pekalongan.

"Selama pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan mengenai konsep dan metodologi SE2026, organisasi dan manajemen lapangan, tata cara pemutakhiran dan pendataan usaha, penggunaan aplikasi pendataan digital, teknik wawancara, hingga simulasi lapangan, " bebernya.

Melalui pelatihan ini diharapkan seluruh petugas memiliki pemahaman yang seragam dan kesiapan optimal sebelum terjun ke lapangan. Ia berharap seluruh petugas dapat menjalankan tugas secara profesional dan berintegritas sehingga menghasilkan data ekonomi yang berkualitas. 

"Data hasil Sensus Ekonomi 2026 nantinya akan menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi, pengembangan dunia usaha, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat, "tukasnya.

(Tim Liputan Kominfo/Dian)