Bina Paskibraka, Mas Aaf:Konsentrasi, Pantau Kesehatan dan Lakukan yang Terbaik

Hanya dalam hitungan beberapa jam, pasukan pengibar bendera (paskibraka) akan melaksanakan tugas mulia yakni mengibarkan sang saka merah putih dalam upacara momentum hari kemerdekaan Indonesia ke-78 di lapangan Mataram Kota Pekalongan.
Walikota Pekalongan, Afzan Arslan Djunaid yang akrab disapa mas Aaf memberikan motivasi bagi 70 pelajar terpilih sebagai pasukan pengibar bendera pada Rabu sore (16/8/2023) di hotel Istana Kota Pekalongan. Paskibraka secara resmi telah dikukuhkan pada Senin malam (15/8/2023) di gor Jetayu setempat.
Di kesempatan tersebut, mas Aaf sapaan akrab Walikota Pekalongan menekan agar paskibraka dapat mengukur kemampuan sesuai dengan kondisi tubuh masing-masing, tidak memaksakan diri jika dirasa kondisi tubuhnya tidak sehat, “Jangan sampai ada kesalahan atau keteledoran karena memaksakan diri, jika merasa kurang fit segera minta obat atau vitamin ke tim medis,” tuturnya.
Mas Aaf mengatakan jika paskibraka sedang dalam kondisi tidak sehat namun memaksakan diri dan melakukan kesalahan saat melaksanakan tugas mengibarkan bendera maka dapat merusak citra paskibraka angkatan tahun 2023, pelatih mereka dan nama baik kota Pekalongan, “Saya yakin mereka bisa dan mampu menjalankan tanggung jawab besar esok hari, tapi benar-benar berpesan jangan paksakan diri jika kondisi kesehatan tidak memungkinkan,” tandasnya.
Lebih lanjut, ia juga mengingatkan supaya fokus tidak banyak bergurau sebelum tugas mereka benar-benar selesai dan tuntas, “Tidak boleh guyon, jangan foto-foto dulu, sebelum selesai mereka harus fokus, baru setelah semua selesai dengan lancar mereka bisa merayakan melepas ketegangan, sebelumnya harus konsentrasi pengibaran sang saka merah putih besok, lakukan yang terbaik,” tukasnya.
Walikota Pekalongan, Afzan Arslan Djunaid yang akrab disapa mas Aaf memberikan motivasi bagi 70 pelajar terpilih sebagai pasukan pengibar bendera pada Rabu sore (16/8/2023) di hotel Istana Kota Pekalongan. Paskibraka secara resmi telah dikukuhkan pada Senin malam (15/8/2023) di gor Jetayu setempat.
Di kesempatan tersebut, mas Aaf sapaan akrab Walikota Pekalongan menekan agar paskibraka dapat mengukur kemampuan sesuai dengan kondisi tubuh masing-masing, tidak memaksakan diri jika dirasa kondisi tubuhnya tidak sehat, “Jangan sampai ada kesalahan atau keteledoran karena memaksakan diri, jika merasa kurang fit segera minta obat atau vitamin ke tim medis,” tuturnya.
Mas Aaf mengatakan jika paskibraka sedang dalam kondisi tidak sehat namun memaksakan diri dan melakukan kesalahan saat melaksanakan tugas mengibarkan bendera maka dapat merusak citra paskibraka angkatan tahun 2023, pelatih mereka dan nama baik kota Pekalongan, “Saya yakin mereka bisa dan mampu menjalankan tanggung jawab besar esok hari, tapi benar-benar berpesan jangan paksakan diri jika kondisi kesehatan tidak memungkinkan,” tandasnya.
Lebih lanjut, ia juga mengingatkan supaya fokus tidak banyak bergurau sebelum tugas mereka benar-benar selesai dan tuntas, “Tidak boleh guyon, jangan foto-foto dulu, sebelum selesai mereka harus fokus, baru setelah semua selesai dengan lancar mereka bisa merayakan melepas ketegangan, sebelumnya harus konsentrasi pengibaran sang saka merah putih besok, lakukan yang terbaik,” tukasnya.
PRINT +
DOWNLOAD PDF