Belajar Bakery di Balai Latihan Kerja, Peserta Optimistis Buka Usaha Hingga Ciptakan Lapangan Kerja

Belajar Bakery di Balai Latihan Kerja, Peserta Optimistis  Buka Usaha Hingga Ciptakan Lapangan Kerja

Kota Pekalongan – Program pelatihan pembuatan roti dan kue yang diselenggarakan Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Pekalongan tidak hanya membekali peserta dengan keterampilan teknis di bidang bakery, tetapi juga mendorong lahirnya calon wirausahawan muda. Sejumlah peserta mengaku semakin percaya diri untuk merintis usaha setelah mengikuti pelatihan.

Salah satunya M. Bintang Oktaviano (18), warga Setono, yang mengikuti pelatihan usai lulus sekolah pada tahun ini. Berbekal hobi memasak, ia memanfaatkan waktu luangnya untuk mengenal lebih jauh dunia bakery sekaligus mempersiapkan diri memasuki dunia kerja maupun usaha mandiri.

"Saya penasaran bagaimana proses di dunia *bakery* dan ingin tahu tahap-tahap pembuatannya. Di sini saya belajar banyak, mulai dari cara mengolah tepung agar menghasilkan adonan yang pulen sampai manajemen waktu dalam proses produksi," ujarnya.

Baginya keterampilan yang diperoleh selama pelatihan akan menjadi modal untuk mewujudkan cita-citanya menjadi seorang wirausahawan. Ia berharap usahanya kelak tidak hanya memberikan manfaat bagi dirinya, tetapi juga mampu membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

Semangat serupa ditunjukkan Nurul (23), warga Tirto, yang mengikuti pelatihan untuk mewujudkan impiannya memiliki toko roti sendiri. Meski sebelumnya telah terbiasa membuat roti dan kue di rumah, ia mengaku pelatihan ini memberikan pengetahuan yang lebih luas mengenai variasi produk serta teknik pembuatan yang sesuai standar.

"Sebelumnya saya hanya bisa membuat beberapa jenis roti. Di sini saya belajar banyak variasi baru, mulai dari takaran bahan, teknik mengadoni, hingga proses pembuatannya. Instruktur juga sangat ramah dan sabar membimbing kami sampai benar-benar paham," katanya.

Nurul berharap ilmu yang diperoleh selama pelatihan dapat menjadi bekal untuk membuka usaha bakery secara mandiri. Dengan keterampilan yang dimiliki, ia optimistis mampu mengembangkan bisnis roti dan kue serta bersaing di industri kuliner.

Pelatihan pembuatan roti dan kue di BLK Kota Pekalongan menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota Pekalongan dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia sekaligus mendorong lahirnya pelaku usaha baru yang mampu menciptakan lapangan kerja di sektor kuliner.

(Tim Liputan Dinkominfo/Dea)