Bayi Ditemukan di Terminal Pekalongan, Kapolres Siap Angkat Jadi Anak Asuh

Bayi Ditemukan di Terminal Pekalongan, Kapolres Siap Angkat Jadi Anak Asuh
Kota Pekalongan – Kepedulian dan respons cepat ditunjukkan jajaran Polres Pekalongan Kota setelah seorang bayi laki-laki ditemukan warga di kawasan sebelah barat Terminal Kota Pekalongan, Jalan Pattimura, Kelurahan Gamer, Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 05.40 WIB. Bayi yang terbungkus kain jarik itu segera dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis.
Mendapatkan informasi tersebut, Kapolres Pekalongan Kota AKBP Dies Ferra Ningtias, S.I.K., M.Si. langsung menjenguk bayi di Puskesmas Sokorejo. Wujud kepedulian ditunjukkan dengan memberikan nama panggilan "Arya" sekaligus menyatakan komitmennya untuk menjadikan bayi tersebut sebagai anak asuh agar tumbuh kembangnya terus mendapat perhatian.
AKBP Ferra, sapaan akrabnya menegaskan bahwa pihaknya akan memantau perkembangan Arya serta memastikan seluruh proses penanganan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. Di sisi lain, penyelidikan juga terus dilakukan guna mengungkap asal-usul bayi dan mencari orang tua kandungnya, sembari berkoordinasi dengan Dinas Sosial P2KB terkait prosedur penanganan lebih lanjut.
"Hari ini sementara kita panggil bayi ini dengan nama Arya agar lebih mudah. Saya pribadi akan terus memantau perkembangannya dan Arya nanti akan menjadi anak asuh kita," ujarnya.
Menurutnya, peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kepedulian masyarakat terhadap sesama. Respons cepat warga yang segera melaporkan penemuan bayi, disertai langkah sigap aparat kepolisian dan tenaga kesehatan, berhasil memastikan Arya mendapatkan perlindungan, perawatan, dan harapan baru untuk menjalani masa depan yang lebih baik.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Sokorejo, drg. Ari Kurniasih, menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi Arya dalam keadaan sehat dan stabil. Bayi tersebut memiliki berat badan 2.450 gram, panjang 49 sentimeter, saturasi oksigen 98 persen, dan denyut jantung 121 kali per menit.
"Diperkirakan usianya sekitar 4 hingga 7 hari dan saat ini masih menjalani observasi intensif,"terang drg. Ari Kurniasih.
Ia menegaskan, Puskesmas Sokorejo bersama Polres Pekalongan Kota, Dinas Kesehatan, dan Dinas Sosial terus bersinergi memastikan Arya memperoleh perawatan terbaik sekaligus menyiapkan langkah penanganan sesuai prosedur.
"Kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada setiap anak,"tutupnya.
(Tim Liputan Kominfo/Dian)
Kota Pekalongan – Kepedulian dan respons cepat ditunjukkan jajaran Polres Pekalongan Kota setelah seorang bayi laki-laki ditemukan warga di kawasan sebelah barat Terminal Kota Pekalongan, Jalan Pattimura, Kelurahan Gamer, Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 05.40 WIB. Bayi yang terbungkus kain jarik itu segera dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis.
Mendapatkan informasi tersebut, Kapolres Pekalongan Kota AKBP Dies Ferra Ningtias, S.I.K., M.Si. langsung menjenguk bayi di Puskesmas Sokorejo. Wujud kepedulian ditunjukkan dengan memberikan nama panggilan "Arya" sekaligus menyatakan komitmennya untuk menjadikan bayi tersebut sebagai anak asuh agar tumbuh kembangnya terus mendapat perhatian.
AKBP Ferra, sapaan akrabnya menegaskan bahwa pihaknya akan memantau perkembangan Arya serta memastikan seluruh proses penanganan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. Di sisi lain, penyelidikan juga terus dilakukan guna mengungkap asal-usul bayi dan mencari orang tua kandungnya, sembari berkoordinasi dengan Dinas Sosial P2KB terkait prosedur penanganan lebih lanjut.
"Hari ini sementara kita panggil bayi ini dengan nama Arya agar lebih mudah. Saya pribadi akan terus memantau perkembangannya dan Arya nanti akan menjadi anak asuh kita," ujarnya.
Menurutnya, peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kepedulian masyarakat terhadap sesama. Respons cepat warga yang segera melaporkan penemuan bayi, disertai langkah sigap aparat kepolisian dan tenaga kesehatan, berhasil memastikan Arya mendapatkan perlindungan, perawatan, dan harapan baru untuk menjalani masa depan yang lebih baik.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Sokorejo, drg. Ari Kurniasih, menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi Arya dalam keadaan sehat dan stabil. Bayi tersebut memiliki berat badan 2.450 gram, panjang 49 sentimeter, saturasi oksigen 98 persen, dan denyut jantung 121 kali per menit.
"Diperkirakan usianya sekitar 4 hingga 7 hari dan saat ini masih menjalani observasi intensif,"terang drg. Ari Kurniasih.
Ia menegaskan, Puskesmas Sokorejo bersama Polres Pekalongan Kota, Dinas Kesehatan, dan Dinas Sosial terus bersinergi memastikan Arya memperoleh perawatan terbaik sekaligus menyiapkan langkah penanganan sesuai prosedur.
"Kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada setiap anak,"tutupnya.
(Tim Liputan Kominfo/Dian)
PRINT +
DOWNLOAD PDF