Basarnas Perkuat Soliditas Relawan Jelang Siaga SAR Khusus Lebaran 2026

Kota Pekalongan – Menjelang arus mudik dan arus balik Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026 M, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Semarang memperkuat soliditas bersama para relawan kebencanaan. Momentum tersebut terlihat dalam kegiatan Khotmil Quran dan Buka Bersama yang dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Basarnas Semarang, Budiono, di Mako SAR Bumi Santri Pekalongan, Minggu petang (1/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana kebersamaan itu menjadi ajang silaturahmi sekaligus konsolidasi menjelang pelaksanaan Siaga SAR Khusus Lebaran 2026.
Budiono menegaskan, kesiapsiagaan personel dan peralatan menjadi prioritas utama dalam mengantisipasi potensi kedaruratan selama periode mudik.
“Dalam menghadapi arus mudik Lebaran ini, kami telah mempersiapkan personel maupun peralatan, serta melaksanakan Siaga SAR Khusus menjelang Lebaran,” ujarnya.
Ia menjelaskan, wilayah kerja Kantor SAR Semarang mencakup 22 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Seluruh unsur, baik di Kantor SAR, pos unit, maupun kapal-kapal SAR, akan melaksanakan siaga penuh selama periode libur Lebaran.
Tak hanya mengandalkan kekuatan internal, Basarnas juga mengedepankan sinergi dengan berbagai unsur dan potensi SAR di daerah. Kolaborasi ini dinilai penting untuk mempercepat respons apabila terjadi kondisi darurat, baik kecelakaan lalu lintas, kecelakaan laut, maupun bencana alam.
“Kami bersinergi dengan unsur dan potensi SAR yang ada di wilayah kerja kami. Jika terjadi kedaruratan, tentu kami bersama-sama melaksanakan tindakan atau pertolongan yang diperlukan,” tegasnya.
Dalam rangka mendukung Siaga SAR Khusus Lebaran, Basarnas akan membuka sejumlah posko. Budiono menyebutkan, pihaknya akan mengoperasikan posko mandiri, posko tetap, maupun posko gabungan.
Posko tetap akan didirikan di Kantor SAR Semarang serta di lima pos dan unit SAR yang tersebar di wilayah kerja. Selain itu, posko juga akan disiagakan di pelabuhan dan kapal-kapal SAR untuk mengantisipasi lonjakan aktivitas penyeberangan dan wisata bahari selama libur panjang.
Sementara itu, posko mandiri akan didirikan di kawasan Kalikangkung, yang dikenal sebagai salah satu titik krusial arus mudik di jalur tol Trans Jawa. Di lokasi tersebut, Basarnas juga berencana menempatkan satu unit helikopter guna mempercepat penanganan kedaruratan, khususnya di ruas jalan tol dan sekitarnya.
“Kami akan tempatkan satu unit helikopter di Kalikangkung untuk mengantisipasi kedaruratan di ruas tol dan sekitarnya,” jelas Budiono.
Menurutnya, penguatan soliditas bersama relawan kebencanaan ini menjadi bagian dari strategi memperkokoh koordinasi lintas unsur. Basarnas menyadari, keberhasilan operasi SAR tidak hanya ditentukan oleh kesiapan personel dan peralatan, tetapi juga oleh kekompakan dan komunikasi yang efektif antarinstansi serta relawan.
Melalui Siaga SAR Khusus Lebaran 2026, pihaknya berharap dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik maupun balik. Budiono pun mengimbau masyarakat untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan dan segera melapor apabila terjadi kondisi darurat.
"Dengan kesiapan menyeluruh dan dukungan relawan kebencanaan, Basarnas optimistis dapat menjalankan tugas kemanusiaan secara maksimal selama momentum Lebaran tahun ini,"tukasnya.
(Tim Liputan Kominfo/Dian)
PRINT +
DOWNLOAD PDF