Atasi Permasalahan Sampah, Program Bank Sampah Diaktifkan Kembali

Kota Pekalongan - Kurangnya kesadaran warga dalam membuang sampah yang masih tidak pada tempatnya, serta kurangnya peralatan dan pengetahuan warga mengenai pengelolaan sampah terutama sampah anorganik, sehingga diharuskan adanya tindakan yang dapat mengatasi permasalahan tersebut, salah satunya dengan program Bank Sampah. Dengan adanya pelaksanaan program Bank Sampah yang dijalankan, diharapkan dapat membantu warga dalam menyelesaikan permasalahan. Oleh sebab itu,program Bank Sampah di Kota Pekalongan akan diaktifkan kembali.

Bank Sampah sendiri merupakan konsep pengumpulan sampah kering yang dipilah dan memiliki manajemen layaknya perbankan tapi yang ditabung bukan uang melainkan sampah. Warga yang menabung pun disebut sebagai nasabah karena sama halnya dengan bank biasa yang memiliki buku tabungan.

Walikota Pekalongan,HA Afzan Arslan Djunaid,SE mengungkapkan bahwa,pengelolaan dan pengolahan sampah menjadi fokus utama penanganan sampah yang saat ini tengah diseriuskan oleh Pemerintah Kota Pekalongan,salah satunya menggalakkan Program Ayo Pilah Sampah dan Menabung di Bank Sampah. Menurutnya, permasalahan bank sampah yang dikelola oleh Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) ini awalnya kurang mendapat perhatian karena adanya masa transisi (pergantian) ketua TP-PKK periode sebelum-sebelumnya. Sehingga, saat ini pihaknya akan mulai menata kembali penggalakkan program bank sampah di Kota Pekalongan.

“Karena adanya pergantian Ketua TP PKK sebelum-sebelumnya dari Ibu Vivi,Ibu Saelany dan sekarang Ibu Inggit jadi ada masa transisi, saat ini kita masih menata lagi,karena sebetulnya bank sampah ini informasi dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sudah berjalan sebetulnya,tetapi pengurus TP PKK ini masih masa transisi jadi kurang difokuskan,” terang Aaf,sapaan akrabnya, saat ditemui di SMP Negeri 14 Kota Pekalongan,Rabu(22/9/2021).

Lebih lanjut,Aaf menuturkan, karena sudah ada koperasinya dan kepengurusan lain-lain,memang harus diurus oleh TP PKK untuk pemaksimalannya. Pihaknya berharap,dengan diaktifkannya kembali program Bank Sampah ini bisa berjalan secara efektif dalam membantu pengelolaan dan penanganan sampah di Kota Pekalongan.

“Mudah-mudahan program Bank Sampah ini bisa efektif dan berjalan kembali, karena kami melihat pengurus TP PKK saat ini sangat aktif dan diisi oleh pengurus yang masih muda-muda. Kami optimis sangat bisa, tinggal koordinasi dan sistemnya saja dijelaskan oleh DLH nanti pengambilan alihan kembali oleh TP PKK itu bisa berjalan maksimal,”tandasnya.


(Tim Komunikasi Publik Dinkominfo Kota Pekalongan)