Alhamdulillah, 493 Guru PAUD Terima THR

Kota Pekalongan - Sebanyak 493 orang Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kota Pekalongan menerima Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran Idul Fitri 1443 Hijriyah/Tahun 2022. Penyaluran THR ini secara simbolis dilakukan oleh Ketua TP PKK Kota Pekalongan sekaligus Bunda PAUD Kota Pekalongan, Hj Inggit Soraya didampingi Ketua Baznas Kota Pekalongan, Sakdullah Anwar, kepada perwakilan guru PAUD, bertempat di Kantor Dinas Pendidikan setempat, Senin (25/4/2022).
Bunda PAUD Inggit bersyukur dan menyampaikan terimakasih kepada Baznas Kota Pekalongan yang telah bersinergi dengan Pokja Bunda PAUD dalam pemenuhan THR Pendidik PAUD sebanyak 493 orang. Pihaknya berharap, dengan pemberian THR ini bisa bermanfaat dan memberikan semangat kepada Pendidik untuk meningkatkan mutu layanan PAUD dan tetap berkreasi serta berinovasi demi kemajuan PAUD di Kota Pekalongan ini.
“Untuk awal tahun ini kita memang sempat memikirkan untuk kesejahteraan guru-guru PAUDA dan lhamdulillah dari Pokja Bunda PAUD bisa bersinergi dengan Baznas bisa mencairkan untuk pemberian THR kepada mereka,” tutur Bunda Inggit.
Bunda Inggit mengakui, dari jumlah tersebut memang belum semuanya terakomodir. Dimana, pencairan THR di tahun ini berdasarkan data lama. Sementara, sesuai dengan data yang sudah diupdate, total jumlah guru PAUD di Kota Pekalongan sebanyak 550 orang. Kendati demikian, pihaknya bersama Baznas tetap mengupayakan untuk bisa terakomodir semua. Menurutnya, saat ini pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini belum bisa secara maksimal meningkatkan Kesejahtraan Pendidik yang sama penting nya dengan Pendidikan Anak Usia Dini itu sendiri. Gaji pendidik yang di bayar dengan mata uang jepang yaitu Yen, yen ono, yen gelem, yen ikhlas mengakibatkan beberapa diantara pendidik mungkin kurang termotivasi dalama meningkatkan kreatifitas dalam memajukan PAUD di Kota Pekalongan ini. Oleh karena itu, semangat pendidik yang mempunyai semangat yang luar biasa ini di dorong pengabdiaan dan keikhlasnya tentunya perlu diapresiasi bersama.
“Hal ini lah yang mendorong kami Tim Pokja Bunda PAUD dan saya pribadi selaku Bunda PAUD untuk meningkatkan kesejahtraan pendidik PAUD supaya motivasi kreatifitas dan inovasi para pendidik PAUD meningkat dan mampu membawa PAUD di Kota Pekalongan menjadi Role Model PAUD di Kabupaten Kota lain,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Baznas Kota Pekalongan, Sakdullah Anwar menjelaskan bahwa, dari total jumlah guru PAUD tersebut, masing-masing mendapatkan Rp200 ribu per orang. Sehingga, total THR yang disalurkan untuk guru PAUD di Kota Pekalongan senilai Rp98,6 juta. Meskipun jumlahnya tidak seberapa, dirinya berharap besaran THR ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para penerima. Lanjutnya, untuk target pentasyarufan hingga Januari mendatang total Rp4,2 Milliar. Saat ini baru hampir separuhnya dimana untuk pentasyarufan kepada para mustahik termasuk guru-guru PAUD, guru ngaji, penjaga masjid, dan pemberian bantuan jukung untuk kelompok nelayan.
“Untuk di Bulan Ramadhan ini sudah 40 persen tersalurkan. Pentasyarufan zakat melalui Baznas ini diharapkan bisa turut mewujudkan visi misi pemerintah untuk mengurangi angka kemiskinan sekaligus bisa menyemarakkan Bulan Ramadhan di tahun ini agar bisa lebih bermakna,” pungkas Sakdullah.
(Tim Komunikasi Publik Dinkominfo Kota Pekalongan)
Bunda PAUD Inggit bersyukur dan menyampaikan terimakasih kepada Baznas Kota Pekalongan yang telah bersinergi dengan Pokja Bunda PAUD dalam pemenuhan THR Pendidik PAUD sebanyak 493 orang. Pihaknya berharap, dengan pemberian THR ini bisa bermanfaat dan memberikan semangat kepada Pendidik untuk meningkatkan mutu layanan PAUD dan tetap berkreasi serta berinovasi demi kemajuan PAUD di Kota Pekalongan ini.
“Untuk awal tahun ini kita memang sempat memikirkan untuk kesejahteraan guru-guru PAUDA dan lhamdulillah dari Pokja Bunda PAUD bisa bersinergi dengan Baznas bisa mencairkan untuk pemberian THR kepada mereka,” tutur Bunda Inggit.
Bunda Inggit mengakui, dari jumlah tersebut memang belum semuanya terakomodir. Dimana, pencairan THR di tahun ini berdasarkan data lama. Sementara, sesuai dengan data yang sudah diupdate, total jumlah guru PAUD di Kota Pekalongan sebanyak 550 orang. Kendati demikian, pihaknya bersama Baznas tetap mengupayakan untuk bisa terakomodir semua. Menurutnya, saat ini pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini belum bisa secara maksimal meningkatkan Kesejahtraan Pendidik yang sama penting nya dengan Pendidikan Anak Usia Dini itu sendiri. Gaji pendidik yang di bayar dengan mata uang jepang yaitu Yen, yen ono, yen gelem, yen ikhlas mengakibatkan beberapa diantara pendidik mungkin kurang termotivasi dalama meningkatkan kreatifitas dalam memajukan PAUD di Kota Pekalongan ini. Oleh karena itu, semangat pendidik yang mempunyai semangat yang luar biasa ini di dorong pengabdiaan dan keikhlasnya tentunya perlu diapresiasi bersama.
“Hal ini lah yang mendorong kami Tim Pokja Bunda PAUD dan saya pribadi selaku Bunda PAUD untuk meningkatkan kesejahtraan pendidik PAUD supaya motivasi kreatifitas dan inovasi para pendidik PAUD meningkat dan mampu membawa PAUD di Kota Pekalongan menjadi Role Model PAUD di Kabupaten Kota lain,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Baznas Kota Pekalongan, Sakdullah Anwar menjelaskan bahwa, dari total jumlah guru PAUD tersebut, masing-masing mendapatkan Rp200 ribu per orang. Sehingga, total THR yang disalurkan untuk guru PAUD di Kota Pekalongan senilai Rp98,6 juta. Meskipun jumlahnya tidak seberapa, dirinya berharap besaran THR ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para penerima. Lanjutnya, untuk target pentasyarufan hingga Januari mendatang total Rp4,2 Milliar. Saat ini baru hampir separuhnya dimana untuk pentasyarufan kepada para mustahik termasuk guru-guru PAUD, guru ngaji, penjaga masjid, dan pemberian bantuan jukung untuk kelompok nelayan.
“Untuk di Bulan Ramadhan ini sudah 40 persen tersalurkan. Pentasyarufan zakat melalui Baznas ini diharapkan bisa turut mewujudkan visi misi pemerintah untuk mengurangi angka kemiskinan sekaligus bisa menyemarakkan Bulan Ramadhan di tahun ini agar bisa lebih bermakna,” pungkas Sakdullah.
(Tim Komunikasi Publik Dinkominfo Kota Pekalongan)
PRINT +
DOWNLOAD PDF