47 Pejabat Pemkot Pekalongan Dilantik, Wali Kota Aaf Perkuat Kualitas Birokrasi

47 Pejabat Pemkot Pekalongan Dilantik, Wali Kota Aaf Perkuat Kualitas Birokrasi

Kota Pekalongan - Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan kembali memperkuat kualitas birokrasi melalui pelantikan 47 pejabat struktural yang terdiri atas Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, administrator, pengawas, serta kepala UPT puskesmas. Pelantikan yang dipimpin langsung Wali Kota Pekalongan, H.A. Afzan Arslan Djunaid atau akrab disapa Aaf, berlangsung di Halaman Kantor BPKAD Kota Pekalongan, Jumat malam (14/8/2026).

Wali Kota Aaf menjelaskan, pelantikan ini merupakan bagian dari upaya mengisi sejumlah jabatan yang masih kosong melalui mekanisme promosi, mutasi, dan rotasi ASN sesuai ketentuan yang berlaku. Seluruh proses telah memperoleh rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan melalui pembahasan yang matang bersama Tim Penilai Kinerja.

"Alhamdulillah ada 47 pejabat yang dilantik. Harapannya, pengisian jabatan ini dapat membuat kinerja organisasi semakin maksimal dan pelayanan kepada masyarakat semakin baik. Semua proses rotasi, mutasi, dan promosi dilakukan sesuai regulasi yang berlaku," ujarnya.

Menurutnya, penempatan ASN dilakukan dengan mempertimbangkan kompetensi dan karakter masing-masing pegawai agar sesuai dengan kebutuhan jabatan. Ia menegaskan, tantangan pembangunan Kota Pekalongan pada tahun-tahun mendatang akan semakin besar sehingga diperlukan birokrasi yang adaptif, profesional, dan mampu bekerja optimal, baik di lapangan maupun dalam pengelolaan administrasi.

Kepala BKPSDM Kota Pekalongan, Rusmani Budiharjo, menyampaikan bahwa total pejabat yang dilantik berjumlah 47 orang, terdiri atas 4 pejabat JPT Pratama, 17 pejabat administrator, 16 pejabat pengawas, dan 10 kepala UPT puskesmas. Menurutnya, pengisian jabatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat efektivitas organisasi perangkat daerah.

"Pemkot Pekalongan masih akan melanjutkan proses pengisian beberapa jabatan yang masih kosong, termasuk dua jabatan lurah dan sejumlah kepala seksi di kelurahan. Melalui penguatan struktur organisasi ini, kami optimistis kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik akan semakin meningkat demi mendukung pembangunan kota yang lebih maju dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,"tegasnya.

Adapun empat Pejabat Tinggi Pratama yang dilantik yakni Sriyana sebagai Kepala Dinsos-P2KB, Nur Agustina sebagai Kepala DPMPPA, Rudy Hartanto sebagai Sekretaris DPRD, serta Nur Sobah sebagai Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia. Selain itu, puluhan pejabat administrator, pengawas, hingga kepala UPT puskesmas juga dipercaya mengemban amanah baru guna memperkuat pelayanan di berbagai sektor pemerintahan.
 
(Tim Liputan Kominfo/Dian/Saif)