16.328 Lansia Manfaatkan Tarif Reduksi KAI

16.328 Lansia Manfaatkan Tarif Reduksi KAI

Kota Pekalongan - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang mencatat sebanyak 16.328 pelanggan lanjut usia (lansia) telah memanfaatkan program tarif reduksi sebesar 20 persen di Stasiun Pekalongan selama periode Januari–Juni 2026. Tingginya angka tersebut menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat lansia terhadap kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, tepat waktu, dan terjangkau.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan bahwa program tarif reduksi merupakan bentuk apresiasi sekaligus kepedulian KAI kepada pelanggan lansia agar dapat bepergian dengan lebih hemat tanpa mengurangi kualitas layanan. 

"Pelanggan yang telah berusia 60 tahun atau lebih berhak memperoleh tarif reduksi sebesar 20 persen untuk perjalanan menggunakan kereta api komersial yang telah ditetapkan. Program ini diharapkan dapat memberikan kemudahan sekaligus mendorong masyarakat lansia untuk semakin memanfaatkan moda transportasi kereta api yang aman, nyaman, tepat waktu, dan ramah lingkungan," ujarnya saat dikonfirmasi pada Selasa (4/8/2026).

Berdasarkan data KAI Daop 4 Semarang, dari total 16.328 pelanggan lansia yang memanfaatkan tarif reduksi di Stasiun Pekalongan, sebanyak 8.205 pelanggan melakukan perjalanan berangkat dan 8.123 pelanggan tiba di Stasiun Pekalongan. Capaian ini mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat lanjut usia dalam memanfaatkan fasilitas yang disediakan KAI.

Untuk memperoleh tarif reduksi, pelanggan cukup melakukan registrasi satu kali dengan menunjukkan identitas yang membuktikan usia minimal 60 tahun. Registrasi dapat dilakukan melalui loket maupun layanan Customer Service di Stasiun Pekalongan, Semarang Tawang, Semarang Poncol, Tegal, dan Cepu, kemudian tarif reduksi dapat digunakan saat pembelian tiket melalui Access by KAI maupun kanal penjualan resmi lainnya.

"Selain menghadirkan tarif yang lebih ekonomis, KAI juga terus meningkatkan pelayanan ramah lansia melalui kemudahan akses di stasiun, ruang tunggu yang nyaman, bantuan petugas, hingga layanan informasi yang mudah diakses. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen KAI dalam menghadirkan layanan transportasi yang inklusif bagi seluruh pelanggan,"bebernya.

Luqman berharap semakin banyak pelanggan lansia yang memanfaatkan program tarif reduksi ini. Pihaknya juga mengajak keluarga untuk membantu orang tua maupun kerabat lansia melakukan registrasi agar proses pembelian tiket semakin mudah. 

"KAI akan terus menghadirkan layanan yang inklusif dan berorientasi pada kebutuhan seluruh pelanggan, sehingga kereta api tetap menjadi pilihan transportasi yang aman, nyaman, terjangkau, dan berkelanjutan," tegasnya.

Salah seorang penumpang lansia, Sudibyo, mengaku sangat terbantu dengan adanya program tarif reduksi tersebut. 

"Program ini sangat bermanfaat bagi kami para lansia. Selain bisa menghemat biaya perjalanan, pelayanan kereta juga nyaman, petugasnya ramah, sehingga kami merasa lebih tenang dan aman saat bepergian," tukasnya.

(Tim Liputan Kominfo/Dian)