Tarling, Walikota Ajak Masyarakat Meriahkan Tradisi Festival Balon Syawalan

Selama bulan Ramadhan, Pemerintah Kota Pekalongan giat menggelar Safari Ramadhan berupa Tarawih Keliling (Tarling) ke sejumlah mushola maupun masjid yang ada di Kota Pekalongan, salah satunya yang di Masjid An-Noor Poncol, Pekalongan Timur, Selasa malam (14/5/2019).

Selain tarawih bersama, Walikota Pekalongan, Saelany Machfudz beserta Forkopimda yang hadir menyempatkan berdialog mengenai program-program pembangunan daerah bersama warga sekitar. Dalam dialog tadi malam tersebut, Saelany mengajak masyarakat Kota Pekalongan agar dapat berpartisipasi dalam Tradisi Festival Balon Udara yang akan digelar pada momen Syawalan 2019 mendatang.

Disampaikan Saelany, event festival balon yang telah dilaksanakan kedua kalinya ini direncanakan akan dilaksanakan pada H+7 dan H+8 lebaran di Stadion Hoegeng Kota Pekalongan.

“Balon udara memang akan diadakan lagi dari Airnav. Evaluasi yang kemarin akan ada perbaikan-perbaikan termasuk bagaimana konsep acaranya dan dipusatkan di stadion Hoegeng yang biasanya di Kuripan,” ucap Saelany.

Saelany menambahkan event ini akan digelar lebih meriah dengan menggandeng peserta dan komunitas se-karesidenan Kota Pekalongan termasuk daerah tetangga seperti Kabupaten Pekalongan dan Batang.

“Untuk kali ini akan menarik lagi karena se- karesidenan akan dipusatkan di Kota Pekalongan. Tidak dari kota Pekalongan saja

Mudah-mudahan lebih meriah dan tidak ada lagi balon-balon yang liar sehingga hadiahnya pun Saya kira tentu akan lebih besar,” imbuh Saelany.

Selain mengevaluasi untuk pengamanan jalur penerbangan, Saelany tetap akan mengadakan festival balon ini sebagai ajang melestarikan tradisi di Kota Pekalongan saat momen Syawalan. Oleh karena itu, pihaknya telah mengajak para komunitas untuk turut bergabung menyemarakkan event tersebut.

“Komunitas-komunitas sekarang sudah mulai kita pacu agar mereka bisa bergabung dan ikut bersama-sama dalam event tersebut. Ya jelas nanti akan kita imbau melalui surat edaran dan koran-koran dalam rangka mempromosikan atau mensosialisasikan tradisi ini,” pungkas Saelany.