Peringati Hardiknas, Pemkot Launching 30 Buku Guru, 3 Terbaik Diberikan Penghargaan

Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Pendidikan setempat melaunching 30 buku hasil karya guru di lingkungan Dinas Pendidikan. 3 terbaik dari 30 hasil karya buku yang dilaunching, diberikan penghargaan yang diserahkan langsung oleh Walikota Pekalongan, Saelany Machfudz dalam acara Penghargaan, Launching dan Bedah Buku Karya Buku di Hotel Santika Kota Pekalongan, Selasa (30/4/2019).
 
Saat membuka acara tersebut, Walikota Pekalongan, Saelany Machfudz menyampaikan apresiasi terhadap kemampuan para guru di Kota Pekalongan yang telah menghasilkan hasil karya buku yang luar biasa dan bermanfaat bagi kemajuan pendidikan Kota Pekalongan.
 
"Saya sangat apresiasi ternyata guru-guru di Kota Pekalongan memiliki kemampuan yang melebihi apa yang kita bayangkan. Dalam waktu singkat dari Januari hingga sekarang, mereka bisa menghasilkan karya-karya yang luar biasa bagus. Mereka dapat belajar mengekspresikan pengalaman-pengalaman mereka yang ditorehkan dalam sebuah karya buku," ucap Saelany.
 
Dituturkan Saelany, jika pengalaman yang dimiliki para guru ditorehkan kedalam tulisan atau dibukukan menjadi sebuah karya, maka karya tersebut akan dapat dikenang dan bermanfaat untuk dibaca oleh anak-anak didiknya maupun masyarakat umum.
 
"Kalau pengalaman hanya diucapkan lisan pasti akan hilang begitu saja tetapi jika dibuat buku akan dikenang selamanya dan disimpan di Dinarpus untuk dibaca oleh anak didiknya maupun masyarakat umum karena guru merupakan ujung tombak bagi peningkatan mutu pendidikan. Guru dituntut untuk memenuhi kompetensi menulis buku yang akan dijadikan kemampuan literasi di bidang masing-masing jadi tidak hanya bisa mengajar saja," tutur Saelany.
 
 Saelany menambahkan seorang guru sebagai predikat penulis buku akan berusaha mencari ilmu baru dengan membaca dan menggali pengetahuan-pengetahuan yg telah dimiliki dan menelaah preferensi yang akan digunakan sebagai bahan kepenulisan buk,unya.
 
" Dari Dinarpus juga dengan senang hati menampung karya-karya para guru. Smangat para guru untuk menulis buku dan ini perlu dibudayakan dalam meraih mutu pendidikan lebih baik lagi," imbuh Saelany.
 
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Soeroso menjelaskan kegiatan hari ini merupakan output dari kegiatan Bimtek Menulis Buku Bagi Guru yang telah dilaksanakan beberapa bulan yang lalu.
 
"Saat itu telah diadakan Bimtek penulisan buku kepada 250 guru. Hari ini terpilih ada 30 buku dari 30 penulis yang telah dicetak ISBN dan siap diluncurkan. Dari 30 buku tersebut akan dipilih 3 terbaik untuk diberikan penghargaan dan dibedah karyanya," jelas Soeroso.
 
Selanjutnya, Soeroso menerangkan buku yang telah berhasil dilaunching ini akan diserahkan kepada Dinarpus Kota Pekalongan untuk menambah literasi bagi masyarakat Kota Pekalongan.
 
Adapun 3 pemenang terbaik hasil karya Buku Guru yaitu Teguh Apriyanto dari SMP Negeri 6  berjudul Merangsang Kreativitas Anak, Ismail dari SD Kradenan 01 dengan judul buku Mengatasi Kenakalan Siswa dengan Kasih Sayang, dan Sari Yuliastuti dari TK Negeri Pembina Kota Pekalongan dengan judul buku Bermain dengan Keranjang Literasi.
 
Teguh Apriyanto, pemenang terbaik 1 Kepenulisan Buku mengaku sangat bersyukur dapat meraih penghargaan terbaik pertama dalam Kepenulisan Buku Guru. Ia dapat berkesempatan berbagi ilmu kepada masyarakat Kota Pekalongan melalui buku yang ia tulis.
 
"Alhamdulillah Saya sangat bersyukur dapat berkesempatan untuk berbagi ilmu dan berhasil mendapatkan penghargaan. Penghargaan ini merupakan bentuk rasa syukur dan dukungan Saya untuk perkembangan pendidikan di Kota Pekalongan. Ini memang hasil karya buku pertama yang berhasil Saya tulis dan dibukukan, InshaAllah ke depan ada 2 judul buku yang masih Saya selesaikan," terang Teguh.