Peringati Hardiknas, Gebyar PAUD dan Dikmas Digelar

Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Pendidikan menyelenggarakan Gebyar Pendidikan dan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Masyarakat (Dikmas) yang bertemakan "Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan". Kegiatan tersebut berlangsung di Halaman Setda Kota Pekalongan, Sabtu (27/4/2019). 
Dalam penyelenggaraan tersebut digelar lomba-lomba yang diikuti oleh sedikitnya 1700 anak-anak PAUD se-Kota Pekalongan. 
Dibuka secara resmi oleh Walikota Pekalongan, Saelany Machfudz. Dalam sambutannya, Saelany mengaku senang dengan antusias anak-anak yang semangat  mengikuti berbagai macam perlombaan dalam kegiatan tersebut. Ia juga mempersilahkan halaman Setda Kota Pekalongan untuk dijadikan tempat penyelenggaraan tersebut. 
"Saya sangat apresiasi, senang sekali, gembira ria bahwa anak-anak bisa bermain di halaman Setda yang memang sementara untuk pemerintahan, namun mereka saat ini bisa bersama kita, bisa fun, mengeluarkan ekspresi dan mengikuti lomba-lomba," ucap Saelany. 
Dituturkan Saelany, era digital yang saat ini marak dengan penggunaan gadget membuat orangtua sangat was-was dalam mengawasi perkembangan anak-anaknya sehingga perlu dilakukan pendampingan khusus. 
"Gebyar PAUD dan Dikmas ini merupakan satu rangkaian dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional pada tanggal 2 Mei mendatang. Tema gebyar tahun ini dirasa sangat relevan dengn kondisi pendidikan yang tantangan saat ini  dalam mendampingi anak-anak di masa milenial ini sangat memperhatikan ruang dan waktu yg memang membutuhkan konsentrasi khusus. Sebagai orangtua, guru dan masyarakat turut serta memperhatikan kondisi anak-anak kita di era digital ini," tutur Saelany. 
Dengan adanya kegiatan positif ini, Saelany berharap anak-anak dapat riang gembira, bebas berekspresi, cerdas, dan berakhlaqul karimah. 
"Semoga dengan lomba-lomba ini, mereka tidak hanya terpaku dengan permainan gadget saja namun bisa bermain di ruang terbuka, bebas berekspresi karena 20-30 tahun ke depan generasi inilah yg akan memimpin Kota Pekalongan. Oleh karena itu,  harus kita ciptakan mereka menjadi anak yg cerdas akal, spiritual dan berakhlakul karimah," terang Saelany. 
Sementara itu, selaku Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekalongan yang juga selaku ketua penyelenggara menjelaskan kegiatan ini diikuti oleh 1700 peserta dan turut serta Pendidikan Masyarakat (Dikmas) 
"Gebyar PAUD ini diikuti oleh sekitar 1700 anak-anak PAUD, setiap anak didampingi sekurang-kurangnya dua pendamping. Total sekitar 3500 orang yang memeriahkan acara ini. Tak lupa juga turut serta Pendidikan Masyarakat (Dikmas) yang menaungi lembaga-lembaga kursus dan pelatihan di Kota Pekalongan dengan menghadirkan tutorial hijab, pembacaan berita dan percakapan Bahasa Inggris, pameran produk," jelas Soeroso. 
Soeroso menambahkan dalam acara tersebut digelar 12 kategori lomba yang terdiri dari 2 lomba yang dikhususkan untuk anak-anak berkebutuhan khusus dan 10 lomba untuk kategori umum diantaranya lomba bercerita, lomba tari daerah, lomba geometri dan sebagainya. 
"Adapun lomba yang diselenggarakan pada hari ini berjumlah 12 kategori lomba terdiri dari 2 lomba yang dikhususkan untuk anak-anak berkebutuhan khusus yaitu lomba memasukkan bola keranjang dan menyusun puzzle. Sedangkan 10 lomba untuk kategori umum," pungkas Soeroso.