DPRD Kabupaten Karawang: Kota Pekalongan Jadi Inspirasi

Pemerintah Kota Pekalongan menyambut baik kunjungan kerja (kunker) Pansus dan Ketua DPRD Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Tengah ke Kota Pekalongan di Ruang Kalijaga Setda Kota Pekalongan, Kamis (14/3/2019). Kunjungan ini untuk studi pembelajaran pengelolaan Lembaga Penyiaran Publik Lokal Radio Kota Batik (LPPL RKB) dan penyusunan raperda lembaga penyiaran publik di Pemerintah Kota Pekalongan.

Rombongan kunker yang terdiri atas Ketua DPRD Kabupaten Karawang, Pimpinan dan anggota Pansus sebanyak 12 orang serta staf pendamping 6 orang dari Pemerintah Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat. Kota Pekalongan menjadi inspirasi bagi Kabupaten Karawang karena mampu menjadikan identitas daerah menjadi ikon utama. Hal ini diungkapkan Ketua Pansus DPRD Kabupaten Karawang, Ahmad Fajar SH MH.

“Banyak hal yang kami pelajari dari Kota Pekalongan yang selalu melakukan pelestarian budaya, tak hanya menjadi inspirasi bagi daerah di Jawa Tengah tetapi juga di Jawa Barat. Kota Pekalongan mampu menjadikan identitas daerah menjadi ikon utama. Ini menimbulkan kecemburuan positif bagi kami untuk mengangkat ciri budaya kami menjadi slogan utama daerah,” ungkap Fajar.

Fajar mengaku kedatangan rombongannya untuk mengetahui secara mendalam apa yang sudah dilakukan oleh Kota Pekalongan bahwa LPPL-nya pada tahun 2017 dan 2018 memperoleh penghargaan di tingkat provinsi dan nasional. “LPPL kami di Karawang sudah beroperasional dan mengudara, bahkan dapat disimak di luar daerah, tetapi yang menjadi kekurangan kami adalah kurangnya informasi terkait pembangunan daerah. Kami rasa Pemerintah Kota Pekalongan yang jauh awal memiliki LPPL RKB dan LPPL Batik TV dapat kami gali ilmunya untuk diterapkan di tempat kami,” terang Fajar.

Asisten Administrasi Sekda Kota Pekalongan, drg Agust Marhaendayana MM menyambut baik kedatangan rombongan dari Kabupaten Karawang untuk menyaksikan secara langsung pengelolaan LPPL di bawah koordinasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kota Pekalongan ini. “LPPL RKB sudah berdiri sejak tahun 1975 di jalur “am” dengan nama Radio Siaran Pemerintah Daerah (RSPD),” papar Agust.

Perubahan segmen dan pengelola LPPL RKB terus berjalan seiring berjalannya waktu, dari dikelola pemerintah, oleh swasta, bagian humas, sampai saat ini di bawah naungan Dinkominfo Kota Pekalongan. “Upaya pengembangan LPPL RKB terus dilakukan hingga saat ini difungsikan sebaga media informasi pembangunan Kota Pekalongan, pelestarian budaya lokal, dan hiburan masyarakat. Tentu kami berharap atas kedatangan dari berbagai pihak ini dapat memberikan masukan bagi kami untuk menjadikan LPP di Kota Pekalongan menjadi lebih baik,” pungkas Agust.